Karawang – ZonadinamikaNews. Com : Timun suri merupakan buah yang lekat dengan bulan puasa, buah tersebut sering dijadikan menu berbuka  puasa, dicampur dengan sirup, dibuat sop buah, maupun minuman segar  lainnya sebagai pelepas dahaga saat adzan maghrib tiba.
Dengan memiliki rasa agak sedikit manis dan gurih, timun suri cukup popoler, sebab bisa di olah sebagai olahan makanan atau minuman yang nikmat. Salah satunya, di jadikan sebagai jus, maka timun suri juga dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan produk kosmetik.

Meskipun namanya adalah timun suri, buah itu bukan termasuk kedalam jenis mentimun, namun lebih dekat dengan keluarga labu-labuan. Dari segi ukuran, lebih besar dari mentimun, namun kesamaannya dengan buah mentimun adalah sama-sama memiliki kadar air yang banyak dan juga bentuk bijinya yang hampir mirip.

Seperti biasanya, para pedagang timun suri pun mendadak  menjamur  di  bulan yang penuh rahmat dan barokah contohnya, di hari kedua puasa pedagang buah tersebut  dikerubungi pembeli di sepanjang Jalan Raya Tambun 1 Desa KaryaMakmur kecamatan Batujaya Karawang, Jawa Barat. Alhasil mereka pun mendulang  untung di bulan yang penuh berkah ini.

Berbagai macam cara dijajakan  pedagang  guna merebut hati pembeli. Bahkan, para pedagang membuat Meja Dan beralas trepal seadanya seperti tahun lalu. Dari informasi yang dihimpun, dalam sehari pedagang timun suri dapat mengantongi keuntungan. “Alhamdulillah dari awal puasa saya sudah menghabiskan 2,5 ton timun yang di hasilkan dari kebun sendiri”. Ungkap Sajan

Kalau saya aslinya bukan pedangang, tapi salah seorang kepala Dusun ( Kadus  ) Tambun 1 Rt08/03 Desa Karyamakmur Kecamatan Batujaya Karawang,setiap bulan Ramadhan baru saya jualan buah timun suri,” kata Wakil Sajan di Tambun 1.
Seorang pedagang timun suri, Sajun (48) menuturkan, buah yang ia jajakan tersebut merupakan hasil panen dari Dusun Tambun 1 Desa Karya Makmur wilayah Kecamatan Batujaya. ” Alhamdulillah, hasil penjualan hari ini lumayan Di Bandingkan Tahun Lalu. Dan, setiap tahun sudah seperti tradisi untuk berjualan disini,” tuturnya, Sabtu (18/05/19).

Sajun mengaku, pembeli tak hanya berasal dari Tambun 1 Desa Karya makmur wilayah Kecamatan Batujaya Kabupatan Karawang. “Banyak juga pembeli dari luar wilayah kecamatan Batujaya,” paparnya.
Bahkan, banyak penjual timun suri yang mengambil buah itu ke lapak miliknya untuk dijual kembali diluar wilayah Kecamatan Batujaya. “Semoga penjualan di bulan penuh berkah ini dapat lebih baik,” Pungkasnya.

Dia juga menjelaskan, timun suri biasanya dijual dalam bentuk satuan. “Biasanya untuk ukuran besar, saya jual dengan harga Rp 15 ribu, dan ukuran kecil dijual dengan harga Rp 5 ribu,” jelasnya.
Hasil pantauan tim redaksi, penjualan timun suri di wilayah Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang sangat luar biasa karena rata – rata para pedagang sekaligus petani timun suri. 

Penulis : Ahmad Khoirudin

Editor: Wasim M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here