13 PO Bus Disetop Operasi Langgar Naikkan Tarif

0
484

JAKARTA, Zonadinamika.com.”Sejak Januari hingga April 2016, sedikitnya 13 perusahaan otobus (PO) Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur disetop operasi. Ke 13 PO melanggar tarif angkutan umum dan menaikan tarif sepihak hal yang demikian itu di jelaskan Samsul Mirwan Kasatpel Operasional UPT Terminal Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI,Rabu (13/4).

Lanjut Samsul Katakan,selain melakukan berhenti operasi, pihaknya juga memberikan sanksi penurunan plang di loket penjualan tiket serta di laran bus masuk ke dalam terminal.tutur Samsul dengan jelas Saat Reporter Zonadinmika.com menemuinya di ruangan UPT Terminal Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI,Rawa mangun Jakarta Timur.

“Jangka waktu sansi Penyetopan operasi terkait kasus pelanggaan tarif,di lakukan sekitar satu sampai dua bulan.
Untuk proses ke depan Mereka akan di arahkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kesalahan lagi,”Ucap Samsul.

Lebih jelasnya Soalnya ,”Tarif yang ditawarkan ke penumpang naik 100 persen. Jika penyesuaian tarif menggunakan bus Hasta Putra (Jakarta-Solo) Rp 120 ribu, penumpang justru harus membayar Rp 200-Rp 250 ribu.

Jika sudah menjalani sanksi maka PO bus wajib mengganti semua perwakilan pengurus yang ada di terminal. Hal ini untuk mencegah adanya tindakan curang dari pengurus lama.

Sementara, Kepala Terminal AKAP Kampung Rambutan, Emeral Augus menambahkan, ke 13 PO bus yang disanksi adalah, PO Hasta Putra, Setia Bakti, Sumber Harapan, Maju Utama, Karya Sari, ANS, Ismo, Teguh Jaya, Tadya, Raharja, Antar Jaya, Dahlia Indah dan Tri Mulia.

“Hingga saat ini ke 13 PO itu setop operasi dan tidak boleh masuk ke Terminal Kampung Rambutan. Mereka bisa masuk ke terminal lagi kalau sudah menjalani sanksi hukuman setop operasi. (an)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here