Pemerintah Kurang Pengawasan Mamin Impor Ilegal Marak

0
644

Surabaya, Zonadinamika.com – Toko makanan dan minuman impor di kawasan Jl. Kapasan, Kecamatan Simokerto, Surabaya terjual bebas. Didalam etalase toko mamin milik AFU, mayoritas memajang biskuit. Dari kemasan biskuit terlihat ada tulisan china, philipina, thailand. Indikator yang ada dalam kemasan bahwa produk tersebut makanan impor.

Pemerintah kurang serius dalam memperketat aturan dan pengawasannya. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan sistem yang teregistrasi, proses pengecekan dan beredarnya produk tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

Hal yang terpenting agar produk mamin impor dapat diseleksi dan diuji kandungannya. Konsumen yang membeli dan meminati produk mamin import tertarik lantaran harga yang murah dan kemasan yang menarik. Konsumen tidak mengetahui, apakah mamin tersebut mengandung produk berbahaya atau tidak.

Seperti Sulaiman, salah satu konsumen mengatakan saat mau beli biskuit “Gorry” tidak diperbolehkan sama pemilik toko. “saya ditanya terlebih dahulu mas, untuk siapa roti ini ya saya jawab untuk orang sakit pak,”jelasnya setelah keluar dari toko mamin, Jumat (18/12/15).

ia menambahkan, kenapa saya beli itu (Gorry) tidak diperbolehkan malah disuruh untuk yang merk “OREO” aja. “Aneh toh mas, saya juga tidak mau yang merk ‘Oreo’. Lah di kemasan tidak ada label ‘Kraff’, akhirnya saya gak jadi beli sekalian,”sesal pria yang masih kuliah di Univ. Yos Sudarso Surabaya.

Menurut pengacara yang namanya enggan disebutkan mengatakan mungkin tidak diperbolehkan itu dikarenakan makanan tersebut mengandung bahan berbahaya atau habis masa kadaluarsanya. “kan konsumen tidak mengetahui mas, dikemasan tertulis bahasa luar. Jadi mana yang bertuliskan bahan baku atau spesifikasi bahan dan juga mana yang bertuliskan jatuh tempo kadaluarsa,”tegasnya.

Ketika wartawan media online ini menelusuri makanan impor tersebut sesudah membeli produk ditoko milik tuan Afu, kamis (14/1/16) kemarin, ternyata didalam etalse banyak makanan ringan (produk) luar negeri. Dari verifikasi pengecekan BPOM lewat online yang dilaksanakan oleh tim ini, makanan ringan/biskuit merek “OREO” yang diproduksi ‘PT. Mondelez Indonesia Manufacturing’ dengan nomor BPOM RI MD. 827110005360 tidak terdaftar. Diduga produk makanan dalam kemasan tersebut palsu alias ilegal.(ric/dms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here