APBD Belu 2015 Final di pertengahan Januari 2016

0
748

Atambua – Zonadinamika.com, APBD Kabupaten Belu terealisasi 68 Persen dengan Alokasi Anggaran Sebesar 715 milyar rupiah di tahun 2015, diperkirakan pada pertengahan januari 2016 akan final mencapai 90 persen.

Penjabat Bupati Belu, Drs. Wilhelmus Foni mengatakan bahwa kita bersyukur bahwa Tuhan berkenan untuk Presiden mengunjungi rai belu untuk meletakkan batu pertama groundbreaking bendungan Rotiklot yang merupakan bendungan terbesar ketiga dipulau timor yang besarnya sama dengan bendungan raknamo.

“Raknamo merupakan bendungan terbesar di Asia ini adalah salah satu hal yang harus disyukuri dan kalau bukan semua orang berdoa kalau bukan semua orang berkeinginan baik saya sangka pasti jalan tidak akan terbuka,” Kata Penjabat dalam Jumpa Pers di Ruang Bupati Belu, Selasa (29/12/15).

Menurut Penjabat, sebagai warga Belu kita juga bersyukur bahwa presiden berkenan meninjau pembangunan PLBN Motaain yang menelan biaya sebanyak 94 milyar rupiah dan berbagai fasilitas pelayanan pemerintahan dan masyarakat dan tentu kita bersama membangun kemitraan yang selama ini terjalin dengan seluruh media cetak dan elektronik dan semua pemberitaan yang dimuat oleh wartawan itu baik adanya ditahun anggaran 2015.

Selain itu, Di tahun 2015 ini Pemda Belu memperoleh alokasi anggaran sebesar 715 Milyar dan pada saat sekarang prosesnya sudah terjadi pertanggal 10 desember realisasinya mencapai 68 Persen dan pada tanggal 31 desember realisasinya sudah mencapai 90 persen.
“apabila dibandingkan dengan tahun 2014 kinerja kita lebih baik dan proses suksesi kepemimpinan kita tidak berjalan dengan baik maka saya memang ditugaskan sejak bulan april sudah 2 Tahun,” tuturnya.

Wilem Foni juga menandaskan agar proses pembangunan dan pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan yang dilakukan oleh Kepala dinas dan instansi bersama mengelola uang yang dipercayakan oleh pemerintah pusat sehingga pembangunan kemasyarakatan akan terserap dengan baik.
“Sekitar pertengahan bulan januari akan kita dapatkan data realisasi penyerapan anggaran tercapai mengenai fisik dan keuangan kita,” Ungkap Wilem.

Lanjut Penjabat bahwa semua proses Ini memang berasas pada 5 aspek yang pertama ekonomi, kedua sumberdaya manusia, ketiga mengenai pembangunan prasarana wilayah dan berkaitan dengan hukum dan ham, keempat lingkungan hidup juga termasuk juga kelima adalah pembangunan perbatasan dan Belu mendapat banyak perhatian dari pemerintah pusat.

Selain bantuan, Pemda Belu juga dari APBD akan mendapat perhatian dari pemerintah pusat untuk pengelolaan daerah perbatasan sampai dengan sekarang dan kalau mau lihat proses yang sedang berlangsung dengan kemampuan APBD Belu sangat terbatas dan hampir sebagian besarnya bersumber dari pemerintah pusat.
“itu karena NKRI harga mati dan sampai kapanpun tetap harga mati kecuali kita mau berpindah ke Timor Leste,” Tandas Wilem Foni.

Wilem Foni juga mengajak untuk mengantarkan wartawan agar memberikan kesan-kesan positif sehingga dapat menjaga psikologi masyarakat, begitu juga dengan orang lain yang datang ke belu bisa merasakan aura orang belu itu bersih dan baik berdamai, bersahabat dan berteman.

“Terkadang ada regulasi yang berubah mengenai petunjuk teknis penggunaan dana, tetapi di Tahun 2016 nanti data di dinas akan bersifat sistem akrual dan akan kita benahi lebih baik lagi demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Yulianus Feka).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here