Warga Miskin Di Desa Banuarea Tarutung Tak Tersentuh Pemerintah

0
127

Tarutung-ZonadinamikaNews.com. Sejumlah warga tidak mampu yang tinggal di Desa Banuarea Tarutung Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara,terabaikan oleh pemerintah dan tidak menikmati program pemerintah. Selain warga tidak mampu, juga sejumlah lanjut usia (Lansia) mengalami nasib apes akibat ketidak pedulian pemerintah.Ironisnya warga yang dinilai masih keluarga mampu mala dapat bantuan yang disebut program PKH.

Untuk diketahui, Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersayarat oleh pemerintah kepada masyarakat dengan kondisi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program Keluarga Harapan ditujukan untuk membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak-anak agar dapat memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan yang ada di masyarakat. Pada perkembangannya, PKH juga diperluas agar dapat mencakup penyandang disabilitas dan lansia.

Penyaluran bantuan PKH Kemensos dilakukan empat tahap dalam satu tahun. Besarnya bantuan PKH yang diberikan kepada KPM berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor 26/LJS/12/2016 yaitu:Bantuan Sosial PKH Rp. 1.890.000,Bantuan Lanjut Usia Rp. 2.000.000,Bantuan Penyandang Disabilitas Rp. 2.000.000.

Sangat disayangkan, Kondisi di masyarakat yang berada di desa Banuarea menunjukkan bahwa penerima bantuan PKH masih ada yang berasal dari warga mampu dengan kondisi ekonomi mampu.patut diduga,penyebab Program Keluarga Harapan menjadi tidak tepat sasaran disinyalir karena adanya kedekatan hubungan antara kader yang mendata.Dalam hal ini petugas akan menjadikan masyarakat yang memiliki hubungan dekat dengan mereka sebagai KPM dan mengabaikan masyarakat kurang mampu yang seharusnya menjadi penerima bantuan PKH.

Sejumlah masyarakat Desa Banuarea merasa kecewa atas terabaikanya warga miskin dan lanjut usia yang tidak mendapatkan haknya,dan berharap pemerintah harus mendata ulang sipenerima PKH tersebut agar program benar-benar tepat sasaran.

“Kami warga disini terbilang kecewa terhadap pemerintah,karena penerima PKH tergolong masih salah sasaran,sementara yang seharusnya mendapakan mala terabaikan, kasian para lanjut usia sampai tidak dapat,sementara yang tergolong ekonomi mampu malah mendapatkan,ini sebuah ketimpangan yang harus segerah diperbaiki oleh pemerintah,demi terwujutnya program tetap sasaran”terang beberapa warga. (B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here