Tarutung-Zonadinamika.com.Abdul Sihombing kembali menangih janji Politik Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan terkait penyediaan air bersih untuk kampung sinabulan Lumbantoruan. Janji politik yang tersendat karena ulah oknum PDAM Mual Natio yang membuat warga sinabulan Lumbantoruan Desa Banuarea Tarutung kecewa akan janji palsu, hingga uang yang sempat di tarik oleh petugas PDAM dikembalikan kembali. Pengembalian itupun akibat sudah merasa terdesak karena sempat terpulikasi di media.

“Kami datang ke sini karena di perintahkan oleh Bapak Bupati Nikson Nababan, dan memang dorongan airnya tidak kuat sampai ke sini, jadi sekali lagi kami mohon maaf karena belum bisa menepati janji, dan kami berjanji tahun depan (tahun 2019_red) akan berusaha agar air PAM bisa mengalir disini” Ucap petugas PDAM Mual Natio Tapanuli Utara yang di tirukan oleh Abdul Sihombing.

Abdul mengaku, kedatangan petugas PDAM Kekediamanya menyusul munculnya berita atas pelayanan PDAM yang mengecewakan dan terkesan diskriminasi, selain minta maaf pada warga Lumbantoruan juga mengembalikan dana yang sempat di bayarkan. “Mereka juga sudah mengembalikan uangnya dan PDAM berjanji akan mengusahakan jaringan Air bersih tahun ini 2019, dan memang, dulu kami yang mengusulkan, namun mala kami yang tidak mendapatkan program tersebut kan aneh?, kita tunggu saja janji mereka tahun depan” Terang Abdul mengingatkan memori

“Saat itu petugas PDAM Mual Natio berjanji akan mengusahakan pemasangan PAM untuk tahun 2019 ini, maka saat kami kembali menangih janji tersebut, jangan kami warga disini dianggap tidak warga tidak berguna, Nikson Nababan pun saat kampanye sudah menjanjikan itu, dan memang itu yang kami minta saat itu, namun kenapa hingga saat ini tidak ada lagi tanda-tanda akan di pasang, kami juga butuh air bersih sama seperti warga yang lain” terang Abdul.

Kita tahu betul bahwa program penyediaa air bersih merupakan salah satu sektor pelayanan publik yang mempunyai kaitan erat dengan pengentasan kemiskinan. Kondisi prasarana dan sarana air minum memberikan pengaruh besar pada kesehatan dan lingkungan yang memiliki dampak lanjutan terhadap tingkat perekonomian keluarga.

program Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan menargetkan penambahan akses aman air minum diberbagai penjuruh desa.

Pihak PDAM Mual Nauli jangan merasa sudah aman setelah uang yang sempat di bayarkan oleh warga sudah mereka kembalikan, seiring pengembalian uang tersebut, mereka juga berjanji akan kembali pemasang jaringan istlasi air. Maka dengan itu kami mohon janji politik bupati Tapanulu Utara Drs.Nikson Nababan tepati janji politik, jangan setelah kami berikan suara dan duduk jadi Bupati janji itu lupa, rasanya kurang elok, ujar Abdul

Karena kegagalan PDAM yang membuahkan kekecewaan warga Lumbantoruan akhirnya memuncak dan meluapkan kekecewaan pada media ini bebetapa waktu lalu, Warga kecewa,bukan tidak punya alasan, karena mereka sudah mengeluarkan biaya untuk pemasangan Rp.500.000 setiap kepala keluarga, namun setelah tercium media dana itupun di kembalikan, kami akan terus teriak di media sampai PDAM itu terpasang, tegas Abdul yang diamini oleh warga yang lain. (A/P/B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here