‘Andri Kurniawan’ Dukung Keputusan Bupati Terkait Lelang Jabatan

0
330

KARAWANG-Zonadinamika.com. 17 Pebruari 2017 yang baru berlalu, Pemerintah Kabupaten Karawang, akhirnya melakukan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan terhadap 101 pegawai negeri sipil (PNS).

Yang menurutnya prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan terhadap para pejabat itu dilakukan setelah draf mutasi, rotasi, dan promosi mendapatkan persetujuan dari Komisi Sipil Aparatur Negara (KSAN). Hal tersebut disampaikan  Sekertaris Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Asep Aang Rahmatullah.

“Beberapa waktu lalu, rekomendasi dari KASN belum terun, sehingga pelantikan pejabat yang terkena mutasi, rotasi, dan promosi beberapa kali tertunda,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Karawang, Asep Aang Rahmatullah.

Disebutkan, 101 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya itu terdiri dari PNS eselon IIB, 14 orang, eselon III A 19 orang, eselon III.B 24 orang, eselon IV.A 35 orang dan eselon IV.B 9 orang, sesuai Keputusan Bupati nomor 821.24/Kep.732/BKD/2017.

Setelah sekian lama, pasca dikukuhkannya Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Ada 3 jabatan Eselon II yang kosong, setingkat Pimpinan Tinggi Pratama.

Ketiga Jabatan Eselon II yang dikosong ini menjadi gunjingan dan tanda Tanya besar bagi kalangan ASN di lingkungan Pemkab Karawang juga menjadi perbincangan para aktivis maupun pengamat yang ada di Kab. Karawang, sehubungan Bupati Kab. Karawang dr. Cellica Nurrachadiana melelang jabatan kekosongan ini.

Salah seorang pemerhati hukum dan pemerintahan di Kabupaten Karawang, Rd, Andri Kurniawan  ketika di temui di rumahnya terkait dengan akan dilelangnya ketiga jabatan eselon II oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menjelaskan bahwa  saya ketahui Pemkab Karawang tidak lantas diam, Pemkab langsung membentuk Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang yang di ketuai langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Teddy Rusfendy Sutiana.

“Pembentukan Tim Pansel ini amanat Undang-Undang Nomer 5 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PERMENPAN-RB) nomer 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan tinggi secara terbuka di lingkungan insntansi Pemerintah,” jelas Andri Kurniawan, Rabu 24/05-2017

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Andripun menjelaskan dari proses lelang terbuka itu, Pansel sudah melakukan seleksi secara terbuka dan normatif, sesuai dengan mekanisme yang ada, sehingga dari sekian banyak peserta seleksi di 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di lelang secara terbuka.

Masing-masing OPD sudah menghasilkan 3 orang peserta lelang yang lolos ke tahapan 3 besar berdasarkan surat Nomor : 18/PANSEL-JPT/2017,  selanjutnya di serahkan kepada Bupati, untuk di tentukan siapa yang akan menduduki 3 jabatan Kepala OPD tersebut.

“Persetujuan calon Kepala OPD tersebut sudah menjadi hak prerogatif Bupati untuk menentukan siapa saja yang akan menduduki jabatan Kepala OPD dengan berbagai macam pertimbangan objektif dan subjektifnya, “ kata Pemerhati Hukum dan Pemerintahan Andri Kurniawan

Lebih jauh Andri mengatakan saya selaku masyarakat, mempercayakan penuh kepada Bupati dalam penentuannya memilih 3 orang dari ke 9 orang yang lolos sampai tahapan 3 besar di masing-masing OPD yang akan dilelang untuk menduduki Jabatan nya sebagai 2 Kepala Dinas,  1 Kepala Badan, diantaranya, Dinas Lingkungan dan Kebersihan (DLHK).

Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). Oleh karena itu, saya selaku masyarakat, mempercayakan penuh kepada Bupati dalam penentuannya memilih 3 orang dari ke 9 orang yang lolos sampai tahapan 3 besar di masing-masing OPD.

Dalam hal ini, apa pun keputusan dan siapa saja pilihan Bupati? Tentu saya mensupportnya.

Sementara itu ketika disinggung mengenai keputusan Bupati akan mendapat reaksi dari public, Andri menjelaskan Pendapat serta reaksi publik secara positif dan negatif dalam bentuk opini, pasti akan ada, dan merupakan sesuatu hal yang sangat wajar, yang terpenting.

Karena  Pansel dan Bupati sudah melaksanakannya secara transfaran, normatif dan terbuka sesuai dengan mekaniseme prosedur. Dan saya meyakini, dari sekian banyak peserta lelang maupun ke 9 yang lolos ke tahapan 3 besar merupakan orang-orang yang sportif dalam berkompetisi.

“Sudah tentu akan menuai berbagi reaksi, yang penting pelelangan jabatan ini harus secara transfaran sesuai dengan mekanisme prosedur,” pungkas Andri Kurniawan. (Ryan S Kahman)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here