Kades Kamurang : Kita Melayani Warga Dengan Baik,Penyerapan Anggaran Dengan Bukti di Lapangan

0
355

KARAWANG-Zonadinamika.com. Kepala Desa Kamurang Arman Permana sejak menjabat satu setengah tahun lebih, terus berupaya melakukan inovasi untuk pembangunan di Desanya, Upaya peningkatan kinerja aparatur terhadap seluruh lapisan masyarakat akan menjadi skala prioritas sesama dirinya di berikan kepercayaan sebagai pemimpin di Desa Kamurang Kecamatan Tirtamuya Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Terlepas munculnya berbagai berita miring yang di arahkan pada masa kepemimpinanya saat ini,Arma Permana mengaku bahwa itu tidak bisa di pungkiri, sebab dirinya menyadari bahwa dalam masa kepemimpinnya pasti ada yang pro kontra,sejak pemilihan beberapa waktu lalu.

Kepada Zonadinamika.com Arma Permana menerangkan, resiko seorang pimpinan itu beraneka ragam,ada yang mendukung ada pula yang tidak suka,walaupun kita sudah di kukuhkan oleh pemerintah melalui SK Bupati.

Perlawanan oleh lawan politik yang saat pencalonan itu tidak bisa di pungkiri dan itu pasti selalu terjadi,baik itu berupaya memberikan informasi yang tidak akurat,itu semata-mata hanya ingin menumbuhkan citra jelek kepala desa.terangnya

Lebi jauh Arman Permana menambahkan, informasi yang di sampaikan oleh rekan-rekan wartawan  soal berita miring tersebut sudah saya investigasi kepada warga,dan bisa saya simpulkan bahwa itu hanya HOAK atau kekurang pahamanan warga yang dalam memberikan informasi, tapi itu semua saya maklumi.

Dikatakan terkait dalam pengalokasian anggaran di desa,menurut kami itu sudah memadai, mengingat tudingan miring adanya upaya kami tidak memberikan hak pada ketua RT, itu bukan bermaksud untuk tidak memberikan, sebab, awalnya Honor ketua RT  yang belum bisa mereka nikmasti secara utuh, dari awal Saya selaku kepala desa sudah koordinasi sebelumnya,bahwa honor itu belum bisa di berikan semua,karena memang saya pakai, dan para ketua RT tidak ada yang keberatan.paparnya

Soal DD tahun 2016, terserap dengan baik dalam pembangunan infrastruktur dan prasarana desa, seperti pembangunan Pos Yanda, Gorong-gorong, Japak 250 meter, Drainase 1.774 meter,sedang tumpukan batu dan pasir yang berada di dekat kantor desa adalah merupakan sisa material pembelanjaan tahun 2016 bukan proyek desa yang terbengkalai,dan semua yang mengerjakan melibatkan warga.

Soal raskin, kami akui kami mengalami kendala dalam keuangan,karena dari pemda sendiri tidak bisa ngutang harus kontan,sementara saat desa belum memiliki dana untuk menebusnya,dan itulah yang menjadi bahan pikiran bagi kami sebagai aparat desa, dan semoga dalam waktu dekat ini kami bisa mengambil raskin.harap Arma. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here