PNS Kemenag Kabupaten Pemalang Ingkari Janji

0
466

PEMALANG-Zonadinamika.com. Bukan hanya sekedar mengingkari janji,akan tetapi ini sudah mengarah pada dugaan penipuan berencana dan berjamaah.Pasalnya,Dra.Hj.AMR,M.Ag selaku kepala seksi,yang berstatus sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan kantor kementerian agama Kabupaten Pemalang,di duga kuat melakukan aksi penipuan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil),serta berani mengingkari semua pertanyaan yang mengarah pada dirinya.

Ironisnya,AMR terlihat sangat santai dan tenang,namun terlihat sesaat agak melongo dengan wajah sedikit tegang,dengan tatapan kosong.Serta berusaha dengan nada datar agar terkesan tetap tenang,menyangkal semua pertanyaan Zona Dinamika.”CPNS yang mana ya,saya belum pernah menangani CPNS.

Saya sama sekali nggak tahu apa yang di maksud,Anda yang jelas kalau menyampaikan sesuatu”.Sanggahnya,saat dikonfirmasi,di ruang kerjanya.Seolah dirinya sudah tahu pasti kalau hal ini tidak bisa dikasuskan,karena tidak ada alat bukti.

Namun,ketika dirinya ditanya terkait keterlibatan beberapa orang yang nota bene adalah teman dekat AMR yang diduga telah membantu dan memuluskan aksinya,bahkan disinyalir sebagai anak buah atau juga komplotannya.AMR tidak menyangkal dan mengakui kenal dekat dengan WYD dan AFY.

Persis,seperti apa yang di paparkan dan di gambarkan oleh beberapa korban,bahwa AMR dibantu oleh beberapa rekannya ketika pengondisian dana dilapangan.”Kita disuruh mengumpulkan persyaratan,tapi dengan catatan ada biayanya,seumpamanya tidak jadi uang kembali.Tapi sayangnya memang tidak tertulis”.Ungkap IF warga kecamatan Moga.

Masih diwaktu dan tempat yang sama,FAD yang masih rekan IF dan juga masih satu profesi,sebagai PPN (Pegawai Pencatat Nikah).Memberikan keterangan senada.”Kejadian waktu itu sekitar tahun 2010/2011,dijanjikan satu tahun kemudian akan di angkat,tapi sampai sekarang kenyataannya belum”.Imbuh FAD,warga kecamatan Pulosari.

Menurut pengakuan mereka bertiga,sempat waktu itu dikembalikan uang yang sudah masuk dan kebetulan berkwitansi,akan tetapi tercatat hanya senilai satu sampai dua jutaan.Pemberian selanjutnya,bahkan yang lebih besar dan ada yang sampai puluhan juta tidak dikembalikan,karena tidak berkwitansi.

“Memang waktu itu uang saya sebagian sudah dikembalikan,tapi masih ada sisa sekitar 6 juta,dan sisanya ditagih sampai sekarang susah sekali”.Papar NZD,warga kecamatan Warungpring pada Zona Dinamika di waktu dan tempat yang berbeda.Dan yang jelas,FAD,IF dan NZD,sangat berharap pada AMR,sisa uang mereka bertiga bisa dikembalikan secepatnya,mengingat sebentar lagi banyak menanggung kebutuhan dan mendekati lebaran.

Namun sayangnya,hingga sat ini janji manis menjadi PNS pun hanya angan belaka.Telah banyak yang menjadi korban komplotan yang disinyalir diketuai AMR,para korban pun yang berjumlah sekitar 32 orang ini,terlanjur telah memberikan uang tanpa bukti kwitansi,pada WYD dan AFY,yang disebut-sebut sebagai penerima uang pungli (Pungutan Liar) sebagai tanda jadi CPNS,yang kemudian disalurkan pada AMR.

Perlu diketahui,bahwa kejadian ini terjadi beberapa tahun yang lalu.Dan memang,AMR tidak selalu langsung turun kelapangan dan meminta langsung uang,yang nota bene digadang-gadangkan untuk memuluskan para korban agar bisa menjadi PNS di lingkungan kantor kementerian agama setempat.

Mereka,saling berbagi tugas dan dari beberapa pengakuan para korban dugaan penipuan CPNS,menuding dan mengarah pada satu nama,AMR yang saat ini masih berdinas aktif di kantor Kemenag Kabupaten Pemalang.(SatriyoAdie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here