Kepala Puskesmas Kalimas Layak Di Copot

0
2220

PEMALANG JATENG,Zonadinamika.com. Terkait banyaknya keluhan warga tidak mampu yang tengah mencari pelayanan pengobatan umum ataupun spesialis juga termasuk persalinan
Ketika masyarakat memilih Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) sebagai alternatif berobat ketika sedang sakit atau melahirkan dan harus bersalin,maka bisa dipastikan bahwa warga tersebut kurang mampu atau bisa dikategorikan miskin.

Apa jadinya,bila di Puskesmas Desa Kalimas Kecamatan Randudongkal,warga tidak mampu dan kemudian berobat dikenai biaya hingga mencapai Rp.400.000,- (Empat ratus ribu rupiah).Dengan dalih untuk biaya persalinan Rp.200.000,- dan biaya mobil ambulan Rp.200.000,-.Blm lagi biaya yang lainnya.

“Adik saya melahirkan dan bersalin di Puskesmas Kalimas masa sih dimintai biaya hampir 400 ribu,itu sudah termasuk biaya ambulan sekalian,padahal rumah dekat,hanya beberapa kilo dari puskesmas.Kalau kita orang mampu sih ga usah berobat ke Puskesmas.”Papar seorang warga yang tidak mau dipublikasikan identitasnya.

Ironisnya,ketika Puskesmas seharusnya berperan membantu dan meringankan beban masyarakat miskin.Masih ada saja oknum aparatur negara nakal yang mengambil kesempatan dalam kesempitan,serta tega menari-nari di atas kesengsaraan orang lain untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Tapi kami sudah melakukan semua sesuai prosedur kok pak,bahkan itu ada perdanya tahun 2012,dan untuk ambulan dikenai biaya untuk satu kilometer disesuaikan harga bensin sekarang,yaitu tujuh ribu”.Ungkap dr.Sugiyarto selaku kepala Puskesmas,melalui dr.Sri Nafisah sebagai penanggung jawab pelaksana harian.

Hebat tapi nyata,inilah potret pelayanan kesehatan di daerah yang jauh dari pantauan,pihak-pihak terkait.Terlebih lagi,terkait mobil ambulan milik Puskesmas Kalimas yang berplat merah serta tanpa segan-segan di komersilkan,bahkan tetap saja berdalih sudah di atur dalam perda (Peraturan Daerah). (SatriyoAdie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here