Wabup H Muhajirirn Sosialisasi Bahaya Narkoba Melalui Radio

0
454

KUALA KAPUAS –Zonadinamika.com. Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Kapuas yang mengudara pada frekuensi 91,4 FM di Jalan DI Panjaitan Nomor 31B Kuala Kapuas, menyiarkan program terbarunya yaitu kebijakan serta kegiatan BNK Kabupaten Kapuas. Rabu (12/04) pagi, di RSPD mendatangkan pengurus Badan Narkotika Kabupaten dengan nara sumber bapak Ir. H. Muhajirin, MP sebagai Ketua BNK Kabupaten Kapuas dimana dalam acara itu membahas tentang kebijakan serta kegiatan BNK Kabupaten Kapuas.

Nara sumber menyampaikan, Kebijakan tentang narkoba kini jadi masalah penting, bahkan Presiden Jokowi telah mengatakan perang darurat narkoba tentu semua tidak lepas dari kebijakan nasional jadi kita mengikuti peraturannya untuk itu dalam hal ini kita ikut serta memberantas narkoba.

Sejauh ini sosialisasi di Kabupaten Kapuas dari BNK dilakukan pada beberapa Tahun ini kepada kepada para Pegawai, Sekolah, Perusahaan perkebunan Sawit serta Lapisan Masyarakat Kapuas. Tanggapan jelas narkoba bahaya Laten yang dimaksud laten yaitu bisa saja menjakit ke masyarakat di desa maupun di kota tidak mengenal usia baik muda dan tua.

BNK Kabupaten Kapuas dibentuk sejak Tahun 2013, pencegahan narkoba di Kabupaten Kapuas belum bisa menjadi tolak ukur karena untuk sekarang rajianya masih dalam skop kecil.

Disesi tanya jawab banyak pertanyaan yaitu pertama dari Hariyanto yang menanyakan bagaimana kalau seseorang yang sudah kecanduan narkoba ,jawab Pak Ir.H.Muhajirin, MP agar menyampaikan ke BNK untuk dilihat kondisi kalau tidak parah rujuklah ke RS kabupaten kapuas untuk dirawat jalan dan kalau pun parah langsung dibawa ke pusat rehabilitasi di PalangkaRaya ,pertanyaan kedua dari Utuh Saputra yang menanyakan mengapa para pecandu tidak bersemangat ,tidak cerah ,tidak nyambung kalau di ajak ngobrol ,diharapkan tes urine ,dan sering menyendiri.

Pertayaan : Raisa Kapuas, obat bagi pecandu yang membiayainya siapa ? ditanggung oleh pemeritah bagi mereka yang kecanduan jawab Pak Ir. Muhajirin, MP.

Teknik strategi, dalam kegiatan yang sudah kita sesuaikan dalam kemapuan agaran yang ada seperti sosialisasi di berbagai sekmen seperti tes urine untuk Pegawai Negri secara berjenjang dan komponen masarakat.

Selain itu juga ada pertayaan lain dari :
Dadahup Atas nama : M. Afgan yang menanyakan bagaimana melapor kalo ada melihat langsung kejadian transaksi narkoba. Bapa menjawab : Kalau ada kejadian seperti itu langsunglah lapor ke BNK Kapuas terus di lanjutkan lagi ke Kepolisian Bagian Kasat Narkoba.

Sasa dari Madomai menanyakan : Data semetara yang terkena kasus Narkoba Kabupaten Kapuas. Bapak menjawab : untuk hitungan persen tidak dapat diukur. Untuk kasus tahun 2014 ada 29 kasus, tahun 2015 ada 38 kasus, dan tahun 2016 ada 20 kasus bermacam kasus rajian sepontan yang dilakukan pihah Berwajib/BNK serta yang sudah direncanakan.

Ita dari Kabupaten Kapuas : Bagaimana cara menindaklanjuti pemakai dan pengedar narkoba di Kabupaten Kapuas ? Bapak menjawab : Yang jelas dengan adanya pengerebekan disertai tes urine pemakai dan pengedar akan tertangkap dan yang jelas ada porsedur hukumnya bagi pemakai dan pengedar semua ada konsekuensinya.

Himbawan kepada anak-anak pelajar agar menjauhi narkoba dilingkungan sekolah terutama kepada para Guru awasi para murid-muridnya agar bebas dari narkoba. Masyarakat juga bersama-sama membatu program pemeritah untuk memberantas sidikat narkoba dengan dukungan dari Agama, masyarakat, hukum yang betrlaku untuk meningkatkan kordinasi taggung jawab kita untuk memberantasi narkoba untuk Indonesia yang sehat, kuat, makmur, dan jaya. (Angga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here