Selesaikan Masalah Aset Dan Cpns K2, Bupati Malaka Akui Pemkab Beluatambua

0
929

Atambua, NTT-Zonadinamika.com, Pemerintah Kabupaten Belu dan Malaka bersepakat menyelesaikan berbagai aset dan CPNS K2 asal Malaka yang masih berada di Belu. Sebagai bentuk tanggungjawab Kabupaten Induk kepada Kabupaten Pemekaran, Bupati Malaka, Stefanus BriaSeran, dalam lawatannya, Sabtu, (27/02/2016) mengakui kepedulian Pemerintah Kabupaten Belu untuk mengirim kembali CPNS K2 asal Malaka setelah menyelesaikan diklat prajabatan pada bulan Maret tahun 2016.

Selain itu, selama setahun gaji CPNS K2 asal Malaka masih ditanggung Kabupaten Induk.”Kami sudah sepakat dan tidak boleh ada kesulitan. Prosedur protokoler tidak boleh mengganggu pelayanan.

Pemkab Belu punya kemauan baik dan saya sangat optimis dengan rencana penyelesaian masalah aset dan tenaga CPNS K2 yang masih berada di Belu. Semoga mereka bisa kembali dan mengabdi disana,” ungkap Bupati SBS.

Selain masalah CPNS K2, persoalan batas wilayah harus diselesaikan secara baik oleh Pemkab Belu dan Malaka.”Kita akan menggunakan konsep pembangunan kontinental dan kita tidak boleh parsial dalam penyelesaian masalah-masalahdi batas.

Dalam waktu dekat kami juga akan berkunjung ke Kabupaten TTU dan TTS,” ujar Bupati Malaka.
Dia juga menambahkan, Pemkab Malaka sangat membutuhkan sentuhan kepedulian dan kerjasama Pemkab Belu terkait pemanfaatan fasilitas umum seperti transportasi udara, Bandara A.A. Bere Tallo dan Pelabuhan Laut Atapupu guna mendorong percepatan pembangunan di wilayah Malaka.

Bupati Belu, Willybrodus Lay mengatakan, kedua pemerintah sudah sepakat menyelesaikan Tenaga CPNSD K2 Asal Malaka yang berada di Belu, agar bisa kembali ke Malaka.“Secara prinsip kita sebagai kabupaten induk siap untuk membantu menyelesaikan persoalan aset yang ada.

Kita juga akan menyelesaikan persoalan CPNS K2 Malaka. Pemkab Belu bersedia membantu dan melepaskan CPNS K2 Malaka untuk kembali ke Malaka,” katanya. (humassetdabelu/Nus).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here