Duka MalamTahun Baru 2016, Mercon Meledak, Satu Orang tewas Dan Empat Orang Luka Parah.

0
600

Batam, Zonadinamika.com. Pergantian malam tahun baru menggegerkan warga Bengkong Palapa,akibat sebuah mercon yang meledak dahsyat menimbulkan 1 orang tewas dan 4 orang luka parah, dan 4 rumah disekitar TKP (Tempat Terjadi Perkara) rusak. (01/01/2016) lalu.

Nasib naas menimpa Gilang (21) salah satu korban yang tewas meninggal dunia dan Aria mengalami kaki dan tangan patah beserta 3 orang temannya mengalami luka parah,pasalnya ketika pergantian tahun tiba, mereka menggunakan mercon sebagai tanda pergantian tahun baru,namun mercon tersebut ternyata membuat petaka bagi mereka.Gilang akirnya meninggal dunia,sementara ke-empat temanya mendapat luka yang serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat

Suasana yang begitu meriah di iringgi music organ tunggal menanti pergantian tahun baru, tepat pukul 00:00 tiba saatnya warga memasang mercon, Ledakan membuat kaget warga Bengkong, dan langsung berhamburan dan dikiranya sebuah bom,namunketika ditelusuri,ternyata mereka mendapati 5 orang yang sedang terkapar akibat ledakanmercon. Tidak Tahu persis bagaimana itu bisa terjadi, Warga langsung menghubungi pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut juga merusak empat rumah yang berada didekat terjadinya ledakkan.Menurut keterangan warga,Mercon tersebut harusnya meluncur dan meledak diudara, tapi kenyataanya merconter sebut tidak mau meluncur malah meledak dibawah, hingga akirnya Menewaskan satu orang meninggal dunia,empat orang luka parah dan merusak empat rumah disekitarnya.

Setiap tahun memang warga bengkong palapa ini melakukan acara seperti ini, dan biaya untuk acara ini dipungut / KK dengan sukarela, dan kita juga pake organ tunggal untuk menghibur. Pada saat acara itu, anak-anak karang taruna minta surat izin dari RW, dan itu ditandatangani RW.Jelas beberapa warga tidak mau namanya dibublikasikan.

Abdullah orang tua korban, mesih merasa soc saat ditemuin awak media ini dikediamanya di bengkong palapa 1 RT 005/007 No 8. “ saya tidak mau diwawancarai dek, itu sudah musibah, dan juga anak saya tidak mungkin lagi kembali, jadi maaf dek itu ngak usah lagi kita bahas. Ujar Abdullah

Kanit Reskrim Bengkong saat dikomfirmasi awak media ini diruang kerjanya menjelaskan, “ kejadian mercon itu memang benar, tapi saya tidak ada dilokasi, karena pada saat malam tahun baru itu kami siaga satu di Okarina, jadi yang menangani ini langsung polres dan polda, tim gagana juga ikut turun malam itu, jadi langsung saja kepolres dipertanyakan. Ujar kanit. (NGL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here