23% Penderita TBC Jatim Ada di Surabaya

0
586

Surabaya,Zonadinamika.com. Jumlah penderita penyakit Tuberculosis (TBC) di Jawa Timur (Jatim) sekitar 23%-nya atau setara dengan 7 ribu ada di Surabaya, sehingga menjadi kasus tertinggi di Jatim.

“Dari 30.000 orang penderita penyakit ini di Jatim, sekitar 7.000 atau 23,2% di antaranya ada di Surabaya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr Harsono ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu.

Ia mengatakan, jumlah tinggi penderita TBC di Surabaya tersebut karena para petugas kesehatan memang aktif mencari. Hal ini dinilai bagus, agar si penderita bisa langsung diobati, sesuai dengan tingkat sakit yang diderita.

“Data TBC memang naik dikarenakan kami fokus untuk mencari penderitanya. Jika tidak dicari, nanti justru tidak kelihatan dan akan semakin banyak penderita TBC yang tidak ditangani oleh petugas kesehatan,” ujarnya.

Menurut dia, sesuai perintah Gubernur Jatim, pihaknya telah berupaya mencari penderita sedini mungkin yang ada di seluruh wilayah Jatim, seperti penderita penyakit kusta dan petugas berhasil menemukan 4 ribu penderita di 38 kabupaten/kota.

“Kami meminta masyarakat benar-benar waspada terhadap penyakit TBC. Penyakit ini, terutama TBC Paru dinilai sangat bahaya, karena menyebabkan daya tahan tubuh menurun akibat batuk yang tak kunjung henti,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, jika penderita TBC tidak kunjung diobati, maka si penderita akan batuk darah. Dengan begitu, penderitanya menjadi tidak produktif.

“Jumlah penderita TBC di Surabaya yang besar tidak lepas dari keberadaan rumah warga di wilayah perkotaan yang berdempet, ventilasi kurang, dan pencahayaan yang masuk ke rumah juga kurang. Inilah yang menjadi sarang, sehingga harus ada perbaikan lingkungan,” tuturnya.

Untuk itu, tambahnya, melalui UPT di sejumlah kabupaten/kota, pihaknya telah melakukan program bedah rumah untuk penderita TBC, agar yang lain tidak tertular. Jadi selain diobati, juga dilakukan upaya preventif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here