Pelaksana PT Batam Maju Nusantara Jaya Mengakui kerja Tidak Melalui Bestek

0
901

BATAM-Zonadinamika.com. Akau dengan lantang menjawab bahwa pekerjaan yang sedang dikerjakan tersebut tidak mengerjakan sesuai dengan Speak atau bestek, hal itu di akui saat di tanyakan wartwan di lokasi pekerjaan. Proyek pengerjaan asal Kementerian Agama RI,saat di konfirmasi prihal “Bestek bangunan “dengan enteng menjawab tidak ada.

Pengusaha ternama di Batam yang mengaku masih keluarga pengusaha redimik tersebut, “Alai Ulai “ mengatakan tidak ada masalah dengan pembangunan proyek ini.Sambil mengalihkan permasalahan pembangunan pagar di sekitarnya yang terkesan asal jadi sambil menunjukkan pada media ini.

Coba lihat pengerjaan pagar ini tidak lurus ,bengkok-bengkok lagi jangan ini di bilang proyek saya ,kalau proyek yang saya kerjakan semua sudah prosedur.Pembangunan pagar dan gedung siswa (1 Paket) lantai dua beda anggarannya .kalau pagar mencapai 1 millyar lebih ,sedangkan gedung ini anggarannya Rp.5.628.000.000,-.

Dalam pantauan media ini terlihat pengerjaan gedung siswa (1 paket) di duga tidak prosedur apalagi prihal pematangan lahan kepadatannya akan di kwatirkan.Di tambah lagi dengan penggunaan material bangunan di duga tidak sesuai pada spikasi material yang sesungguhnya.

Saat awak media ini kembali menemui pemilik perusahaan PT Batam Maju Nusantara Jaya pada hari Saptu tanggal 29 Agustus 2015 “menuturkan saya tidak ada memegang bestek bangunan ini ,mungkin kalau sama konsultan pengawas pasti ada ,tapi saya tidak tahu pastinya.

Saya juga tidak bisa pastikan kapan dianya datang ke lokasi,saat di tanya media ini nomor ponsel seluler konsultan pengawasnya dan menjawa tidak ada.Saya sudah bilang tidak ada masalah dengan pengerjaan proyek gedung ini ,bahan kayu untuk tiang coran lantai 2 menggunakan 10 ton broti.
Saat di di tanya pengecoran lantai dasar yang di duga belum di lakukan pemadatan tanah dianya menjawab “itu masih coran lantai sementara melalui manual bukan redimik gunanya untuk menahan pemasangan tiang untuk pengecoran di lantai dua nantinya.

Saya juga tidak bohong “Alai Ulai “itu keluarga saya salah satunya pengusaha redimik terbesar di kota Batam.Kalau saya tidak punya modal untuk pengecoran proyek ini ,kan tinggal minta bantu sama Alai Ulai karena anak dia menantu saya.Jangan gara-gara saya tidak punya “Bestek bangunan “ini di tuduh yang ngak benar ,boleh di tanyakan kepada “kementerian Agama RI”bila perlu jika sudah selesai pengerjaannya dapat di uji ketahanannya ,tuturnya.

Anggaran kuncuran dana pembangunan berasal dari kementerian Agama RI untuk siswa (1paket) patut di pertanyakan ,yang mana nilai kontrak Rp 5.628.000.000,-nomor kontrak : kd.32.05/4/PP.00/2175/2015,lokasi Batam.Konsultan pengawas :PT Astakona Citra Grafindo ,Masa untuk pelaksanaan : 180 hari kelender ,Kontraktor PT Batam Maju Nusantara Jaya.(SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here