Uang Tunsus Halek, Raib Dalam Rekening

0
710

ATAMBUA,Zonadinamika.com, Herminus Halek, guru pada SMPN Tasifeto Barat, Kabupaten Belu terkejut ketika uangnya di rekening BRI Cabang Atambua raib hilang.
Halek termasuk salah satu guru penerima tunjangan khusus (tunsus) perbatasan tahun 2013 yang ditransfer ke rekeningnya untuk penerimanaan tunsus tersebut. Kepada wartawan di Atambua, Kamis (14/8/2015), Halek menunjukkan buku tabungan BRI rekening Simpedesnya, bahwa tanggal 14 Maret 2015 lalu tercatat saldo kredit Rp 4.231.876, namun pada tanggal yang sama juga terjadi transaksi debet sebesar Rp 8.542.500.

” Kasus ini bukan hanya saya saja yang mengalami tetapi ada dua orang teman guru lainnya juga yang mengalami hal serupa sama seperti saya”, Ungkap Halek.
Setelah ditelusuri, pada tanggal 14 maret 2015 itu, terjadi transaksi kredit sebesar Rp 4.155.127 dan pada tanggal itu juga terjadi transaksi debet sebesar Rp 4.850.720. Dan sama halnya juga dengan rekening milik dua guru lainnya, dan pada tanggal yang sama terjadi transaksi kredit lagi sebesar Rp 7.703.744. Dan pada tanggal yang sama itu juga terjadi transaksi debet sebesar Rp 13.728.850.

“Saya merasa aneh karena ada uang yang masuk ke rekening saya tapi hilang dan ini merupakan hak saya, dan saya sudah perjuangkan hak saya dan guru-guru lainnya yang sama merasakannya senasib dengan saya”,Tegasnya.Menurut Halek, pihaknya sempat mendatangi Bank BRI Unit Seroja Halilulik, untuk menanyakan hal tersebut namun kami diarahkan ke BRI Cabang Atambua, sehingga dirinya juga sempat meminta agar rekening korannya diprint, dan setelah di print ternyata ada perbedaan.

” Dari print out rekening yang ada, pada tanggal 14 Maret 2015, tidak ada transaksi apapun dalam rekening tersebut sama seperti halnya dalam buku tabungan. Dan saya sudah cek ke BRI Unit Halilulik mereka minta cek ke pengurus tunsus kabupaten belu lalu saya beranjak ke BRI Cabang Atambua, minta cetak rekening koran tapi menurut pihak bank belum bisa dicetak tanpa alasan yang pasti,” Kata Halek.

Lanjut Halek, bahwa ada penjelasan dari BRI Cabang Atambua bahwa data transaksi yang tercatat pada buku tabungan itu adalah data kompres,namun dirinya tidak mengerti apa artinya data kompres tersebut,dan berharap agar persoalan ini segera terungkap. “Harusnya, bank bisa menjelaskan kepada kami supaya jelas bagaimana mungkin uang kami di rekening yang ditarik tapi pihak bank tidak tahu soal kejadian ini dan apa artinya kompres,” Sergah Dia.

Halek menduga, ada permainan oknum tertentu dengan pihak -pihak terkait sehingga dana tunsus yang telah diterimanya telah ditarik kembali.
“Tahun 2013 saya terima tunsus, tahun 2014 dan 2015 tidak terima, tapi ternyata ada uang masuk ke rekening saya, dan bagaima mungkin namun hal ini patut diduga dan di pertanyakan jika ada permainan,” Ucapnya.

Pimpinan BRI Cabang Atambua, Aloisius Sugiarto belum bisa dikonfirmasi oleh wartawan saat itu dan mencoba menenemuinya pada Kamis (13/8/2015) siang namun tidak diijinkan dengan alasan sibukSetelah di konfirmasi pihak security bank setempat, Heribertus mengatakan bahwa pimpinan bank saat ini tidak bisa ditemui karena sedang rapat. (Nus Feka).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here