Wali Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu Diduga Rekayasa LPJ DD, Inspektorat Padang Pariaman Mandul

0
387

Padang Pariaman-Zonadinamikanews.com.Laporan Pertanggungjawaban atas penggunaan Dana Desa di Nagari  Sungai Sirah Kuranji Hulu tahun 2018 terkait pembangunan tiga pintu gerbang atau tuguh pembatas, Dugaan adanya rekayasa dokumen alokasi dana desa tersebut, makin kuat setelah melihat hasil pekerjaan dilapangan tidak sesuai harapan masyarakat banyak bahkan hasilnya cukup mengecewakan, yang terkesan tuguh pembatas atau gerbang tersebut ibarat sarang setan.

Selain wali nagari Sungai Kuraji Hulu nekat melakukan rekayasa, pihak Inspektorat  Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat juga disinyalir ada dibelakang layar terlantarnya bangunan yang menggunakan uang negara tersebut.

Dana Desa tersebutpun patut di curigai menjadi ajang korupsi yang dilancarkan oleh pihak Nagari demi memperkaya diri dan keluarganya.lembaga yang dikomandoi oleh Hendra Aswara selaku kadis Inspektorat  Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat inipun sepertinya tidak melakukan tupoksinya dengan benar, dan dicurigai ada permainan suap dalam alokasi dana desa tersebut, yang menjadi korban adalah rakyat dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Demikian di katakan Zaherman ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar Peduli Rakyat Indonesia Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Barat (LSM GPRI DPD Sumbar) terkait dugaan korupsi pada Pembangunan tiga Tuguh Gerbang Nagari  Sungai Sirah Kuranji Hulu yang disebut-sebut didanai Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018.

Zaherman mempertanyakan, kenapa pihak Nagari membiarkan proyek gerbang atau tuguh pembatas wilayah tersebut dibiarkan mangkrak, bagaimana laporan atas penggunaan dana desa pada kegiatan tersebut, dugaan kuat adanya rekayasa dokumen, agaknya tidak terbantahkan, buktinya kondisi pisik tidak sampai tuntas dikerjakan, tapi dibiarkan oleh Pemerintah Padang Pariaman, apa kerjaan Inspektorat, apakah hanya terimah laporan berupa kertas tanpa melakukan pemeriksaan pisik dilapangan, atau pihak Inspektorat menerima tumpukan rejeki haram dari oknum Nagari?.

Hendra Aswara kadis Inspektorat  Padang Pariaman harus membukanya ke publik jangan hanya janji memperlajari atas laporan kami, bila tidak berani memberikan keterangan yang akurat, patut diduga ada oknum di Inspektorat yang turut menghancurkan program pemerintah melalui dana desa ini. Tegas Zaherman.

Seperti diberitakan  sebelumnya, kondisi fisik ketiga tuguh gerbang yang terindikasi jadi lahan korupsi oleh pihak terkait dan diduga menjadi proyek mubajir dan terkesan asal jadi.

Kondisi ini menjadi perhatian serius oleh Zaherman selaku ketua LSM GPRI DPD Sumbar pada media ini, seraya menambahkan,Proyek pemasangan gerbang tersebut,seakan jadi bangunan untuk tempat hantu,selain tidak terawat, juga dalam kondisi terlantar tanpa menyelesaikan pembangunanya.

Dikatakan,proyek pembangunan gerbang ditiga titik di Nagari  Sungai Sirah Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging Padang Pariaman Prov Sumatera Barat  tahun 2018 inipun menjadi sebuah perbincangan masyarakat.Maka dengan itu, Kata Zaherman, penegak hukum jangan berdiam diri, usut sampai tuntas dan jebloskan ke penjara oknum yang terduga merampok anggaran dalam pembangunan ketiga tuguh gerbang tersebut.

Diketahui, kondisi gerbang yang terletak dikorong Sungai Putiah itu hanya mencapai pegerjaan pisik  80 persen yang 20 persen lagi sampai sekarang belum jelas penyelesaianya?.yang terparah pembangunanya di korong sungai rantai Anya bisa dinilai baru 30 persen, yang 70 persen lagi sampai sekarang belum jelas titik terangnya ibaratnya mati suri.

Alih alih tidak mampu memberikan penjelasan juga dilakukan oleh  Joni Eka Putra selaku sekretaris Wali Nagari  Sungai Sirah Kuranji Hulu, Pagil yang biasa disapa ini memilih diam dan memintah wartawan konfirmasi pada wali.

( Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here