LSM GPRI Sumbar Minta Hendra Aswara Inspektorat dan Mayuni Dt Kamulie Jangan Tutup Mulut terkait Dugaan Korupsi ADD

0
390

Padang Pariaman-Zonadinamikanews.com. Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar Peduli Rakyat Indonesia Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Barat (LSM GPRI DPD Sumbar) mendesak penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi pada Pembangunan tiga Tuguh Gerbang Nagari  Sungai Sirah Kuranji Hulu yang disebut-sebut didanai Anggaran Dana Desa tahun 2018.

Pasalnya, memperhatikan akan kondisi fisik ketiga tuguh gerbang tersebut, sangat diragukan keberadaanya, selain terindikasi jadi lahan korupsi oleh pihak terkait, juga diduga menjadi proyek mubajir dan terkesan asal jadi.Memperhatikan kondisi yang cukup miris karena terlihat jelas dibiarkan mangkrak bak rumah hantu.

Demikian di beberkan oleh Zaherman selaku ketua LSM GPRI DPD Sumbar pada media ini, seraya menambahkan,Proyek pemasangan gerbang tersebut,seakan jadi bangunan untuk tempat hantu,selain tidak terawat, juga dalam kondisi terlantar tanpa menyelesaikan pembangunanya.

Dikatakan,proyek pembangunan gerbang ditiga titik di Nagari  Sungai Sirah Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging Padang Pariaman Prov Sumatera Barat  tahun 2018 inipun menjadi sebuah perbincangan masyarakat.Maka dengan itu, Kata Zaherman, penegak hukum jangan berdiam diri, usut sampai tuntas dan jebloskan ke penjara oknum yang terduga merampok anggaran dalam pembangunan ketiga tuguh gerbang tersebut.

Diketahui, kondisi gerbang yang terletak dikorong Sungai Putiah itu hanya mencapai pegerjaan pisik  80 persen yang 20 persen lagi sampai sekarang belum jelas penyelesaianya?.yang terparah pembangunanya di korong sungai rantai Anya bisa dinilai baru 30 persen, yang 70 persen lagi sampai sekarang belum jelas titik terangnya ibaratnya mati suri.

Hendra Aswara kadis Inspektorat  Padang Pariaman harus bisa menjelaskan keberadaan tuguh tersebut, jangan sampai ada tudingan bahwa dirinya ada di balik mangkrakya tuguh tersebut,”Kami sudah mencoba melakukan klarifikasi melaluai what’sApp, tapi pihak Inspektorat masih tutup mulut” terang Zaherman.

Pilihan tutup mulut alias diam itu juga di perankan oleh Wali Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu ( Mayuni Dt Kamulie-red ) sebab saat dikonfirmasi melalui Whatsapp terkait gerbang (  Tugu-red ) yang dibangun pada tahun 2018 yang sampai sekarang ini belum kunjung selesai  mitra kerja yang bernama Mayuni Dt Kamulia lebih memilih membisu alias tidak menjawab.

( Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here