Pungli di Dinas Pendidikan Madina Berkarat dan Korbankan Ribuan Pelajar?

0
308

MADINA-Zonadinamikanews.com.Dugaan Prkatek pungutan liar yang diperankan oleh oknum pejabat dinas pendidikan seakan sudah berkarat dan terjadi turun temurun, aksi ini juga disinyalir telah mengorbankan ribuan murid yang berada di kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara.

Angka yang dipungli itu memang tergolong kecil, karena hanya Rp.5000/,,murid, namun bila dikalikan dengan ribuan murid, maka total yang terkumpul cukup fantastis. Dan ini telah menjadi temuan oleh sejumlah aktifis lembaga LSM LPAKN  RI dan LSM KPK Nusantara organisasi AMPB Madina dan yang berkolaborasi dengan wartawan zonadinamikanews di Mandailing.

Paisal Haris ketua LSM LPAKN  RI Madina dan Muda Hasibuan LSM KPK Nusantara akhirnya bertolak ke Jakarta dan membawa kasus pungli dinas pendidikan Mandailing Nata, pada pihak terkait, karena para aktifis ini menilai, aksi pungutan liar dengan nilai Rp.5000/murid yang di potong dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ini, dinilai sudah cukup merugikan ribuan pelajar.

KETUA LSM GPRI DPD SUMUT BICARA SOAL DANA BOS

Paisal Haris ketua LSM LPAKN  RI Madina dan Muda Hasibuan LSM KPK Nusantara juga berkolaborasi dengan salah satu aktivis asal Jakarta  bernama Anas Winata NST, Anas Winata NST veranggapan bahwa pemungutan liar yang terjadi dinas pendidikan kab Mandailing dengan asumsi anggaran Rp 5000 persiswa dari ribuan siswa kurang lebih yang berada di Mandailing Natal dduga terjadi azas pemufakatan jahat.

Dengan dokumen pendukung, para aktfis ini tidak akan sengan-sengan akan membawa ada penegak hukum tegas Anas Winata, baik pada saberpungli.

“Kita akan menindak lanjuti pakta yang terjadi di dalam dinas pendidikan karena semua bukti otentik kami di pegang  dan rekan lembaga yang tergabung didalam yaitu satu buah buah rekaman dan surat pernyataan dari orang tua murid yang merasa di rugikan dari pungli dana BOS “Anas Winata, dugaan pungli ini disinyalir diperankan oleh  kadis pendidikan dan menejer BOS sesuai bukti, maka oknum ini  harus bertanggungjawab dengan bukti yang ada. tegasnya. (tim) .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here