Pengelaran Kabel Fiber Optik Diduga Ilegal,Diskominfo Karawang Mancle-Mancle

0
33

Karawang-ZonadinamikaNews.com.Adanya perbedaan keterangan yang disampaikan dinas Diskominfo Karawang terkait keberadaan PT.Comtronics selaku pelaksana pengelaran kabel optik fiber smart city di kabupaten Karawang Jawa Barat menimbulkan kecurigaan,bahwa ada yang tidak beres dalam program pembangunan jaringan untuk smart city tersebut.

Melalui Ade sebagai kabid EGAB diskominfo Karawang,pada media ini mengatakan, bahwa keberadaan PT.Comtronics dalam pengelaran kabel fiber optik smart city yang juga penyedia untuk pembelian Bandwict.

sudah mengantongi izin.”Ya pihak PT.Comtronics sudah mengantongi izin”Jawab Ade singkat. Ketika dimintakan untuk di tunjukan surat izin tersebut,Ade berdalih nanti akan dicarikan dulu.

Diberitakan sebelumnga dengan judul “Aneh….! Anggaran APBD Karawang Untuk Smart City Diburamkan?” Ade selaku kabid EGAB Diskominfo Karawang,saat dikonfirmasi ulang media ini 4 nopember,memberikan keterangan yang berbeda, bahwa dirinya mengatakan pengelaran kabel fiber optik di bawah tanah tidak ada,yang sebelumnya mengatakan bahwa pemasangan kabel fiber optik benar ada sesuai foto yang ditunjukan wartawan pada dirinya.

Timbul pertanyaan,kenapa Ya pak Ade ini mengelak akan keberadaan pemasangan kabel fiber optik dibawah tanah,dikatakan tidak ada?sementara sebelumnya mengakui ada?.apakah berusaha menutupi akan keberadaan PT.Comtronics yang diduga tidak memiliki izin galian pemasangan kabel fiber optik.Aje yang disebut sebagai tenaga lapangan PT.Comtronics setiap dikontak selalu tidak aktif.

Diberitakan sebelumnya, Mengacu pada Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah Bidang Komunikasi dan Informatika, dimana salah satu fungsi organisasi perangkat daerah (OPD) di bidang komunikasi dan informatika adalah menyelenggarakan sistem informasi smart city.

Dinas Komunikasi dan informatika Pemkab Karawang anggaran 2019 melakukan belanja barang Bandwict melalui e-catalog, kecepatan data internet dan anehnya tidak bisa dipastikan besaran anggaran yang berasal dari APBD tersebut.

PT.Comtronics asal Bandung yang disebut-sebut sebagai penyedia jaringan atau yang melaksanakan penggelaran kabel fiber optik penghubung ke sejumlah kecamatan. Ade kepala bidang EGAB Dinas komunikasi dan Informatika ketika di temuin diruang kerjanya 28/10 mengakui bahwa pihaknya sejak bulan Oktober 2019 membangun jaringan fiber optik smart city dengan dana APBD dan baru 22 kecamatan dan 11 OPD, atau di 33 Lokasi yang tersebar di Karawang.

“Ya kita sudah membangun jaringan fiber optik smart city dari bulan oktober 2019 dan sudah selesai baru command center,Bappeda,BPKSDM,DPMPTSP,sekretariat Daerah (LPSE), ini tinggal di louncing dan untuk kematan-kecamatan sedang dalam perintisan” ujar Ade.

Ditanya soal sumber anggaran,Ade mengaku berasal dari APBD,namun tidak bisa dipastikan besaran anggaran yang akan di perlukan.Ditanya apakah dalam program tersebut ada proses tender, Ade mengatakan bahwa tidak ada proses karena hanya pembelian Bandwict.

“Kita tidak ada proses tender karena kita tidak mengurusi material,kita hanya membeli membayar Bandwict sesuai e-katalok, PT.Komtronik yang menyediakan soal materialnya”.patut diduga ada upaya menutupi alias memburamkan akan program terkait penggunaan anggaran dengan tujuan tertentu demi azas mamfaat demi sesuatu.

Hasil pantauan media ini, pengelaran kabel fiber optik sudah berjalan sejak tahun 2019 hingga sampai saat ini dan diperkirakan dari ujung pengelaran kabel fiber optik sudah tersebar diseluruh kecamatan yang ada dikarawang, artinya ada perbedaan pengakuan dari pihak diskominfo Karawang dengan fakta dilapangan, bahwa pengelaran kabel fiber optip baru berjalan dari bulan oktober 2019.

Ketika wartawan media ini melakukan penelusuran terharap keberadaan PT.Comtrinics terkait perizinan yang dikantongi dalam melakukan penggalian tanah, masih simpang siur, (B2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here