Pembangunan BUIS Dari DD Desa Sisarahiligamo Terindikasi Kuat Ajang Korupsi

0
458

Gunungsitoli-ZonadinamikaNews.com.Sepat terjang Kepala Desa Sisarahili Gamo Aluizaro Telaumbanua, SE, .masih menjadi sorotan banyak pihak,upaya dalam dugaan mengeruk harta kekayaan secara haram atau cara serakah, menjadi perhatian banyak warga masyarakat Desa sisarahili Gamo.

Merasa hebat dan sok kuasa sehingga nekat memangku jabatan ganda untuk upaya bisa menguasai dan menjalankan apa maunya, walaupun harus mengorban rakyat miskin yang patut menerima haknya.

Setelah makan korban anak sekolah akibat keangkuhan dan sok kuasa, ini .masyarakat meminta agar pemerintah Kota gunungsitoli dan pihak penegak hukum dapat segera mengevaluasi penggunaan silfa DD tahun 2018 karena sangat teridikasi praktek korupsi untuk memperkaya diri dan keluarga oknum kades.

Desakan itu muncul dai Irfan yang dikonfirmasi media menjelaskan, bahwa Pembangunan Buis di desa Sisarahili Gamo, kecamatan Gunungsiti kota Gunungsitoli provinsi Sumatera Utara yang bersumber dari Silfa DD 2018 sebesar Rp. 316,734,169,00 dinilai asal jadi.

“Saya melihat pengerjaan buis ini benar-benar dikerjakan asal jadi, kita minta pemerintah Kota gunungsitoli dapat segera mengevaluasi, ini bukan buis asli tapi buis main-main, ” kata Irfan.

“Kami sebagai warga berterimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat, namun dengan tegas kami menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan itu tidak sesuai harapan, kebanyakan tidak sempat dimanfaatkan oleh masyarakat sudah hancur” Tegasnya.

Menurutnya, pembangunan buis yang telah rusak sebagaimana viral dan diberitakan di beberapa media akhir akhir ini, yang dikerjakan sekitar bulan agustus kemarin, dinilai karena kesalahan perencanaan, dimana terlihat kedalaman kurang satu meter setengah, padahal sering diisukan tiga meter kedalamanya, itu tidak Benar, hal ini boleh kita buktikan. Ungkap Irfan.

AROZATULO TELAUMBANUA (mantan Ketua LPM) desa sisarahiligamo Membenarkan ambruknnya Pembangunan buis yang bersumber dana dari silfa DD 2018 tersebut adalah merupakan
suatu kesalahan Perencanaan yang tidak sesuai kondisi dan tujuan dari bangunan itu sendiri.

Mantan ketua LPM meninta agar Pelaku DD, KADES, TPK, PDTI, Perencana, mandor atau tenaga teknis di desa, harus bertanggung jawab.dipastikan penyebab ambruknya buis ini bukan karna bencana/banjir. kedepan diminta agar ada keterbukaan pelaksanaan kepada masyarakat, apa lagi pekerjaan ini diduga ada pengelembungan harga, upah dan, terutama mengenai tanah timbunan. yang ada menurut dugaaan telah dibuat dom RAB sementara pasir rimbunan tidak dibeli alias swadaya.

Menurutnya Kepala Desa Sisarahili Gamo Aluizaro Telaumbanua, SE, yang diketahui salah seorang oknum PNS yang diduga merangkap sejumlah jabatan, ketikan dikonfirmasi saat dilokasi mengatakan, hal ini disebutkan sebuah bencana alam, kemarin terjadi hujan deras akhirnya bangunan buis ini dihantam arus sungai sehingga terjadi kerusakan.

“Ini bukan kesalahan perencanaan tetapi karena faktor bencana alam, pembangunan buis ini telah kita bangun dengan kedalaman 3 Meter,” kata Aluizaro.

Lanjutnya lagi, atas musibah ini telah saya laporkan kepada Pak Camat Gunungsitoli dan mereka akan turun melihat langsung dilokasi. sebagaimana dikutip dari pemberitaan media Metrorakyat. Com. @ soni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here