Kabupatem Agam-ZonadinamikaNews.com. Dugaan pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan semakin marak,pembodohan yang diperankan oleh oknum pendidik terhadap para orang tua siswa agaknya tidak bisa di hentikan.Atas pembebanan para oknum pendidik serakah itu menjadi keluhan beberapa orang tua siswa, apalagi orang yang tidak punya pengasilan yang lebih di Kabupaten Agam sumatera barat yang minta di rahasiakan namanya.

Pihak MTsN 10 Agam sangat membebankan bahkan terkesan mencekik leher ortu siswa dengan adanya pungutan yang telah di progaramkan melalui dana komite sekolah dengan alasan buat keperluan pembayaran ‘berberapa keperluan sekolah’ yang tak layak siswa harus membayar Rp.300 ribu (tiga ratus ribu rupiah ) permurid.

“Kami sebagai wali murid tidak bisa berbuat banyak karena pasti ada intimidasi. Saya harap hal tersebut harus ditindaklanjuti pihak terkait sebab sangat merusak moral guru yang seharusnya mencerdaskan anak bangsa, bukan malah menjadi penyusah masyarakat,” katanya.

Wanita berhijab ini menjelaskan, praktik dugaan pungli terlihat sudah sangat teroganisir. Sebab pembayaran dikoordinir oleh salah satu oknum guru.denggan berberapa bukti pembayaran berupa kwitansi.

Dia menilai, adanya kwitansi bagi yang sudah membayar patut diduga adanya dugaan punggutan liar,saya juga bingung seperti apa warga kecil harus berbuat”ujarnya.

BERIKUT ASIL RILISAN DANA YANG ARUS DI BEBANKAN PADA ORANG TUA WALI MURID

Rencana anggaran komite tahun pelajaran( 2018/2019) di MTsN 10 agam ( sumbar)

1 kelas V11=132 Orang
RICIAN:
Kelas V11=113×Rp 300.000 jumlah= Rp (39,000,000)
=19 × Rp150,000 jumlah= Rp (2,850.000)

2 kelas V111= 123 Orang
Rician
Kelas V111=114 ×Rp 275,000 jumlah: Rp (31,350.000)
=9×Rp 135,500 jumlah:Rp (1.215,500)

JUMLAH PENERIMAAN KOMITE

Rp 69,315,500,, ( enam puluh sebilan juta tiga ratus lima belas ribu rupiah)

PENGELUARAN YANG di DIPERLUKAN DISEKOLAH
. A:( Kegiatan non fisik)

1 Biaya rapat komite dan orang tua:Rp (2,500.000)

2 lnsentif pembatu bendahara 12×Rp 250.00 jumlah=Rp( 3000,000)

3 peringatan (HBI) dan nasioanal jumlah Rp (1,500.000)

4 Sosial dan kesehatan jumlah: jumlah Rp (3,000,000)

JUMLAH TOTAL:Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah)

B* (KEGIATAN FISIK)
1 Asuransi Siswa:255×Rp 10,000 jumlah = Rp( 2,550,000)

2 ,Insentif satpam 12×Rp 700,000 jumlah= Rp (8,400,000)

3, Biaya pajak bus sekolah jumlah = Rp (2,600.000)

4 ,Operasional pajak bus sekolah jumlah= Rp (7,000,000)

5, Pembina pramuka jumlah= Rp (4.000.000)

6, Pembina bidang bidang sutudi jumlah= Rp (4.200,000)

7, Pembina bidang kesenian jumlah=Rp (2.800.000)

8, Pembina Khtbah.furum Arijal.forum annisa dan pasambahan jumlah= Rp (4,830,000)

9, Pematapan (KSM) Aksioma dan lomba jumlah= Rp (7.000.000)

10,Latihan paskibra jumlah=Rp (1.500.000)

11, Pembelian meja dan kursi jumlah=Rp(7,000,000)

  1. Pembuatan pagar sekolah jumlah=Rp (7,435,50

TOTAL JUMLAH PENGELUARAN=Rp (69,315.500)

MENGETAUAI KETU:(MULYADI TK.R.TINGGI)

SEKETARIS: (SAFARDI.ST.BATUAH)

BENDAHARA:(SYAFRI .ST.MARAJ0).

Kepala sekolah MTsN 10 Agam Sumatra barat’ dikonfirmasi melalui (WhsApp) nya rabu 13/3-2019 kira-kira pukul( 20-oo wib )terkait dengan adanya dugaan punggutan terhadap murid di sekolah sebesar Rp 300,000 ( tiga ratus ribu rupiah) permurid KEPALA SEKOLAH PUN BERDALIH.

“Alaikum salam pak. Mohon maaf saya hanya pakai Wifi di sekolah’ di rumah saya tidak pakai paket’ Perlu kami jelasan” bahwa mtsn 10 Agam tidak pernah memungut uang’.

Tapi komita dengan bermusyawarah dengan orang tua siswa ‘minta sumbangan bagi orang tua’ siswa yang mampu’ yang tidak mampu’ komite tidak’ meminta sumbangan. Melalui rapat komite”ujar kepsek melaluai (WhsApp ) kamis 14/3-2019 kira -kira pukul (08-oo wib).

Sementra itu terkait adanya laporan dari orang tua murid’ yang masuk ke lembaga saudaya masyrakat (LSM) GARUDA RI wilayah sumbar.

KETUA.LSM GARUDA RI BJ , RAHMAD meminta ke pada intansi terkait untuk menindak oknum pendidik bermental rampok karena sangat tidak masuk akal sehat atas pungutan tersebut tegasnya pada zonadinamikanews com.(ZAHERMAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here