Gudang CP.P Simpan Bahan Baku Pakan Ikan Berkutu

0
491

KARAWANG-Zonadinamika.com. Sekilas gedung itu terlihat tidak ada aktifitas, pekaranag gedungpun di tumbuhin rumput dengan kondisi tidak terurus. Gudang tanpa plang tersebut bak usaha siluman,sehingga kebanyakan masyarakat tidak mengetahui aktifitas apa di dalam gedung tersebut.

ZonaDinamika.com mencoba menelusuri akan keberadaan gedung terseebut,ternyata adalah sebuah gedung/gudang penyimpanan Bahan Baku pakan ternak ikan dan udang.

Gudang yang berlokasi di jalan raya Tanjungpura –Rengasdengklok tepatnya di Desa Tunggakjati.yang diduga bahan baku tersebut berkutu yang membuat warga sekitar resah dan patut di pertanyakan. Hasil pantauan Zonadinamika.com Selasa (2/5/2017) siang,terpantau beberapa truk dedek atau bahan baku yang terparkir di gudang milik CPP.

Saat zonadinamika.com untuk melakukan konfirmasi ke gudang bahan  baku tersebut tidak bisa yang di mintai keterangan. “ Disini hanya Gudang saja pak,untuk produksinya di cikampek dan untuk jelasnya datang saja ke cikampek menemui bapak Erwin,kalau soal bahan baku berkutu iya betul waktu beberpa minggu lalu bahkan pihak Lingkungan Hidup (LH) sudah datang: Pungkas Satpam gudang tersebut kepada Zonadinamika.com Selasa (2/4) siang.

Di tempat terpisah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan(DLHK) Kabupaten Karawang saat di mintai keterangan terkait bahan baku pakan ikan yang diduga berkutu yang di perduksi CPP,yang di terima oleh Sanjaya sebagai Pengawasan dan pengendalian (Wasdal) mengungkapkan.

” Betul waktu bebebrapa bulan kami melakukan sidak terkait laporan masyarakat terkait bahan baku pakan ikan yang di produksi oleh CPP yang gudangnya letaknya di Tunggak Jati.betul dedeknya banyak kutunya tapi itu buukan kewenangan kami dinas terkait yang lebih berwenang terkait kutu tersebut.Pungkasnya di runaganm DPLHK,Selasa (2/4) siang kepada zonadinamika.com.

Dari hasil pantauan Zonadinamika.com ,Selasa (2/5) terlihat gudang yang besar untuk penyimpan bahan baku pakan udang dan ikan, Selain itu gudang milik perusahaan yang besar tidak ada Plang nama perusahaan. Bahwa perusahan tersbut  sudah bersiri puluhan tahun dari hasil keterngan warga sekitar.

TA Salah seorang karyawan CP Prima kepada Zonadinamika.com mengakui bahwa keberadaan bahan pakan ikan di gudang Tunggak Jati menuai protes dari sejumlah warga karena timbulnya kutu,namun fenomena tersebut oleh perusahaan tidak ambil pusing,karena dirinya mensinyalir banyak oknum—oknum”Penghianat” di dalam perusahaan tersebut,dan tindakan oknum tersebut bisa berdampak pada kerugian perusahaan” terangnya.

Ditambahkan,bukan Cuma di gudang Tunggak jati yang masalah, lebih parahnya lagi,dugaan penggelapan pajak atas keberadaan sumur bor (Artesis) Central Pangan Pertiwi Pabuaran yang memiliki dua titik sumur bor yang sudah di bor sejak tahun 2005 di duga keras tidak memiliki izin, dan puluhan tahun tidak membayar pajak.

Tahun 2016,karang taruna setempat protes atas keberadaan sumur bor tersebut, diam-diam pihak perusahaan mengurus dan diduga ada rekayasa dokumen,akhirnya mendapat masukan dari pihak pertambangan.

“Ya saat itu pihak pertambangan mengusulkan agar membuat izin dan mengusahakan membuat sumur bor baru agar menjadi dua titik, saat mengurus izin bor yang baru,izin sumur bor yang lama di satukan pengurusanya dengan yang baru,itu pesan dari dinas pertambangan kalah itu”.

Artinya Sumur bor yang berdiri sejak tahun 2005 tersebut tidak punya izin dan tidak membayar pajak pada negara selama puluhan tahun,dan hal ini perlu di cermati  juga media pesanya dengan nada santai.

Hingga berita ini di turunkan tak satupun pihak perusahaan berhasil untuk di mintai klarifikasinya. (TIM)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here