Oknum BPN Pemalang Diduga Berkomplot Dengan Kades Cibelok

0
658

PEMALANG-Zonadinamika.com. .Sudah sekitar satu bulan pihak keluarga ahli waris dari almarhum Soewondo Subaeni menunggu kabar dari pihak BPN (Badan Pertanahan Negara) Kabupaten Pemalang,yang telah melakukan pengukuran ulang guna mengembalikan hak batas tanah bersertipikat Hak Milik No.304,dengan Nomor Berkas Permohonan 32360/2016,atas nama pemohon Lili Fajar Setiyowati.

Bukan hanya itu,pihak ahli waris telah mengeluarkan uang sebesar Rp.296.880,- (Dua Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Delapan Ratus Delapan Puluh Rupiah) untuk SPS (surat perintah setor) dan PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak),itu untuk biaya pekerjaan,ditambah empat buah patok seharga Rp.48.000,- (empat puluh delapan ribu rupiah) sebagai tanda batas,yang dibeli dari BPN oleh pihak keluarga ahli waris.Belum lagi biaya akomodasi dan lainnya.

Tidak cukup sampai disitu,secara diam-diam petugas ukur ulang Sutono yang ditemani rekannya,diduga meminta fee pada pihak keluarga ahli waris sebesar Rp.250 ribu.Namun,karena pihak keluarga sudah merasa mengeluarkan dana yang cukup besar,untuk akomodasi ukur ulang,akhirnya Sutono dan rekannya hanya di salam tempel sekedar uang bensin dan uang rokok.

“Saya tak menyangka,kita hanya minta ukur ulang saja biayanya cukup besar,belum lagi proses administrasi yang sangat berbelit”.Ungkap Ning dan Lili,sebagai keluarga ahli waris.Mereka,sebagai pemohon tentu saja sangat gelisah,karena pihak pemohon sudah mengikuti aturan main dari BPN.Sayangnya,Sutono sebagai petugas terkesan telah lalai,diduga karena uang pungli (pungutan liar) yang di inginkannya tidak sesuai dengan harapannya.

Di tempat kerjanya,Deni Santo selaku kepala BPN belum bisa dimintai keterangannya,terkait kinerja anak buahnya yang diduga masih mengandalkan pungli untuk kekayaan pribadi.Atau bahkan,bisa saja mengarah pada Deni sendiri,yang di duga mengijinkan pungli secara tersembunyi.Hingga berita ini diturunkan,Deni Santo belum bisa juga dimintai komentarnya. (SA.1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here