Satlantas Polres Blora Tilang Truk Tidak Tutup Muatan

0
734
BLORA -Zonadinamika.com. Operasional truk bermuatan pasir yang lalu-lalang di jalur protokol Kabupaten Blora menjadi perhatian jajaran Satlantas Polres Blora. Terutama, armada truk bermuatan pasir yang tidak menutup bak muatannya dengan menggunakan terpal hingga butiran pasir berhamburan dan dikeluhkan para pengguna jalan lainnya, baik untuk pengemudi kendaraan roda empat maupun motor.

AKP Febriani Aer SIK, Kasatlantas Polres Blora,Kamis (24/11), mengungkapkan jika operasional armada truk bermuatan pasir, baik engkel, dump truk maupun gandengan yang tidak melengkapi bak yang bermuatan penuh pasir dengan penutup terpal, menjadi sasaran penertiban yang telah dilakukan melalui operasi rutin selama ini.

Selama sepekan terakhir terdapat beberapa truk yang telah dikenakan sanksi tilang oleh petugas. Dalam operasi penertiban tersebut, masih kata Kasatlantas, Truk yang tetap bandel melanggar lalu lintas akan dilakukan sesuai
pasal 307 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan kepada pelanggar, dengan ancaman denda bisa mencapai setengah juta rupiah.

“Operasonal truk bermuatan pasir yang tidak menutup muatannya dengan terpal hingga berhamburan di jalanan ini, sangat membahayakan pengendara lainnya. Pengendara mobil yang melaju di belakangnya, kaca depannya kotor terdampak hamburan pasir dari truk yang melintas di depannya,dan hal ini bisa menyebabkan potensi laka lantas di jalan raya” kata AKP Febriani Aer SIK.

Tidak hanya itu saja, dampak yang lebih membahayakan dirasakan oleh pengendara motor yang melintas di belakang truk pasir tanpa penutup terpal pada muatannya ini.

“Pengendara motor jadi pedih matanya setelah terkena hamburan pasir dari muatan truk itu. Ini yang membahayakan, hingga kami dar jajaran Satlantas Polres Blora menindak tegas dengan menerapkan sanksi tilang selama operasi dilaksanakan,” paparnya.

Penerapan tindakan tegas berupa tilang ini, dikatakan lebih lanjut oleh Kasatlantas Polres Blora, bukannya tanpa alasan. Karena sebelumnya, pihaknya telah memberikan sosialisasi dan teguran dalam beberapa kesempatan melakukan operasi sebelumnya.
 
Salah satu sopir truk Pono, (50), asal Jepon, saat membawa muatan pasir dan tidak berterpal,  mengaku sudah mengetahui kebijakan tersebut. Hanya saja, dia mengaku lupa untuk memasang penutup bak truk. ”Saya lupa, ”akunya.(AG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here