Diduga, Pendamping Desa Renrua Gunakan Dana Anggur Merah Untuk Pilkades

0
772

ATAMBUA NTT – Zonadinamika.com – Pendamping Anggur Merah Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Propinsi NTT Kristina Uduk, Diduga telah Menyalah gunakan wewenang sebagai pendamping kelompok masyarakat (PKM) untuk kepentingan dirinya sebagai calon Kepala Desa Renrua.

Ia diduga melakukan intimidasi dengan menyalahgunakan wewenangnya sebagai pendamping kelompok masyarakat (PKM) untuk kepentingan sebagai calon kepala desa Renrua dengan mengumbar janji politik menggunakam program Pemerintah Provinsi NTT tersebut.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari masyarakat  Desa Renrua yang merasa kurang puas karena salah satu calon kepala desa di desa mereka mengumbar janji melalui program pemerintah. Bahwa, jika dirinya terpilih menjadi kepala desa maka dana  anggur merah tidak di kembalikan, demikian masyarakat desa Renrua merasa resah dengan pernyataan salah satu calon tersebut, dan tidak menginginkan janji program Pemerintah provinsi NTT tersebut untuk kepentingan politik semata.

Kemudian, masyarakat menginginkan agar sebagai calon Kepala Desa, seharus sudah mundur dari jabatan sebagai pendamping kelompok masyarakat (PKM) dan tidak ikut campur dengan urusan program pemerintah dengan kepentingan poilitk saat pilkades berlangsung.

Sebab menurut informasi, Kristina sudah di tetapkan sejak bulan Agustus lalu, tapi hingga kini Ia masih tetap bekerja sebagai pendamping kelompok desa (PKM).

Saat dikonfirmasi, Kristina membenarkan hal tersebut bahwa menjadi calon kepala Desa bukan berarti mundur dari jabatan, “hanya diberi izin sehingga masih menjalankan tugas sebagai pendamping kelompok masyarakat (PKM),”ungkapnya lewat telepon selular, Minggu (09/10/16).

Selain itu, Warga desa Renrua yang berjumlah 57 orang, sampai kini belum mendapat Realisasi dari dana Anggur Merah tersebut, bahkan yang mendaftar belakangan dan bersedia mendukungnya sebagai calon Kepala Desa sudah dicairkan.

“Masyarakat yang sudah mendaftar sejak bulan juli 2016 lalu untuk mendapatkan dana Anggur Merah hingga sekarang belum ada realisasinya,
Sementara Ia hanya mencari para pendukungnya yang baru untuk daftar dan langsung diberi dana anggur merah,” Kata Salah satu warga.

Kristina Uduk lewat telepon selularnya menepis dan membantah bahwa soal dana anggur merah tidak ada kaitannya sama sekali dengan politik dan waktu berkampanye juga sudah di sampaikan dan dana Anggur Merah yang ada juga merupakan dana koperasi bergilir.

jika anggota lama sudah selesai mendaftar dan sudah ada pengembalian maka anggota baru yang baru mendaftar realisasi akan di adakan sekitar 3 sampai 4 bulan, dan akan diadakan rapat umum forum pada tanggal 27 oktober ini, jadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan dana anggur merah.

“Saya juga kampanye cuma hanya berkampanye, bukan dana anggur merah terus saya bawa ke politik dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan politik dan silakan kalau wartawan mau datang silakan akan diadakan rapat forum terbuka di kantor desa nanti tanggal 27 oktober ini dan saya harap datang dan dengar sendiri,” Ungkap Kristina lewat handphone selular.

Menurutnya, Sebagai pendamping, Ia memberikan dana dan sudah dilaporkan kepada pimpinan mengenai dana tersebut.
“semua data jelas dan jangan kaitkan politik dengan dana itu, saya juga sudah ditelepon beberapa kali oleh wartawan dengan pertanyaan yang sama”, Sebutnya lewat Telepon,”. (Julian).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here