PT.Rekadaya Multi Adiprima, Diduga Salah Gunakan Izin

0
2092

KARAWANG,Zonadinamika.com. Karawang yang kini menjadi kawasan industri membuat sejumlah investor berlomba-lomba menanam modal dan membuka berbagai macam usaha.

Tak sedikitpun para investor secara nakal yang menjalankan bisnisnya dan tidak sesuai dengan ketentuan yang di buat oleh pemerintah. Dan banyak yang menyalahi aturan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan perizinan lainya.

Ironisnya, usaha-usaha ini pun bisa berjalan mulus hingga bertahun-tahun tanpa ada tindakan dari pihak pemerintah.
Hasil investigasi wartawan zonadinamika.com, ditemukan sebuah pabrik yang berada di zona industry yang diduga menyalahi perizinan.

PT.Rekayadaya Multi Adipura yang berlokasi di desa Serang, Sumur Kondang, Klari ditenggarai melancarkan usahanya menyalahi perizinan yang di kantongi oleh pimilik perusahaan.

Menurut sumber yang layak di percaya, perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan limba peredam ini hanya mendapatkan izin pergudangan sebagai penyimpanan limba bahan peredam.

Namun kenyataan dilapangan, PT.Rekadaya Multi Adiprima yang berkantor pusat di Jl. Nusa Indah, Nagrak, Gn. Putri, Bogor, Jawa Barat, dalam praktek sehari-harinya adalah menjadi perusahaan yang bergerak dalam memproduksi alat peredam.

Hasil pengamatan wartawan di lingkungan pabrik, terlihat jelas sejumlah unit mesin terpasang dan bahan-bahan peredam dalam partai banyak tersimpan dalam pabrik.

Sumber mengatakan, perusahaan ini mempekerjakan karyawan bagian produksi 8 orang, satpam 3 orang, supir 3 orang,mekanik 2 orang dan sudah berjalan selama 3 tahun, dan di katakan bahan peredam tersebut lalu di kirm ke PT.KICI di kawasan BIC .

Farid yang disebut-sebut sebagai sebagai direktur PT.Rekadaya Multi Adiprima, ketika di konfirmasi via pesan singkat terkait adanya dugaan penyagunaan perizinan, hingga berita ini di turunkan belum ada jawaban. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here