Warga Desa Semaya Sesalkan Pungli Prona

0
984

PEMALANG, Zonadinamika.com. Program Nasional Agraria tentang sertifikat massal yang telah di biayai oleh pemerintah dengan menggunakan dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) atau yang lebih di kenal dengan Prona.Program ini merupakan program yang dicanangkan juga oleh presiden Jokowi dan sudah seharusnya di dukung,termasuk pemerintah Desa.

Namun,ada saja pemerintah Desa yang memanfaatkan program ini.Kasus pungli (Pungutan Liar) ini terjadi di Desa Semaya,Kecamatan Randudongkal.Tak tanggung-tanggung,biaya yang di pungut kepeda peserta Prona untuk satu sertipikat sebesar Rp.450.000,-(Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Sedangkan,Desa Semaya mendapatkan kuota sebanyak 150 (Seratus Lima Puluh) bidang.Lumayan juga bila dikalikan jumlah uangnya,sekitar Rp.67.500.000,-(Enam Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

“450 ribu itu untuk biaya patok dan materai,yang memakan biaya besar itu untuk yang non teknis”.Ujar kepala Desa Mahfudin melalui Septi Ratnawati Kepala Urusan Pemerintahan yang merangkap menjadi ketua koordinator Prona di Desa Semaya.

Masih menurutnya,bahwa dirinya dan petugas lapangan yang lain sudah berusaha keras dan memperjuangkan warga Desa Semaya agar menikmati program sertipikat massal.Dan menganggap dana tersebut sah dan wajar,karena untuk mengurus ke BPN (Badan Pertanahan Negara) tidak cukup sekali saja.

“Sampai sekarang saja,saya masih sering bolak-balik ngurus pemberkasan”.Ujarnya tegas dan terkesan tidak ingin di salahkan.Dalam hal pungli ini,sebenarnya ada dana transportasi untuk mengurus pemberkasan.Namun sayangnya,pihak desa Semaya enggan merugi untuk mengeluarkan dana tersebut.

Lagi-lagi,masyarakat kecil yang menjadi korban terkait dugaan pungli dan pemerasan secara halus tentang Prona.Belum lagi,terkait data dan info terkait balik nama tupi atau SPPT (Surat Pendistribusi Pajak Tanah) yang per satu nama hingga Rp.1.000.000,-(Satu juta rupiah),namun hal ini tetap di sanggah oleh Septi.

“Info tersebut sangat tidak benar dan salah besar,yang benar kalau kita mengikuti aturan sebelumnya,hanya sekitar 500 ribu,bahkan ada yang kurang dari itu”.Jawabnya,singkat .(SatriyoAdie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here