Pungli PPDB, LSM STRATEGI Minta Kadisdik Medan Tindak Kepsek Nakal

0
654

MEDAN-Zonadinamika.com. Beragam cara dilakukan oknum pejabat pelayanan publik memperkaya diri maupun kelompoknya tanpa peduli resiko bahkan hancurnya sistem birokrasi yang sesuai konstitusi merupakan tanggungjawab (Pejabat Publik-red) nya.
Terutama di dunia pendidikan basisnya generasi penerus bangsa yang semestinya jadi panutan, eh malah seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pun dijadikan ajang?! Sungguh perbuatan sangat tidak terpuji dan harus segera dihentikan kata Ketua Umum LSM STRATEGI M. Yusuf Siregar (foto) di sela-sela kegiatan open house dan silaturahmi, beberapa waktu lalu di Marindal Medan.

Rangsangan materi acap kali membutakan mata yang menurut M. Yusuf tokoh pemuda yang akrab disapa Boy Siregar menyikapi indikasi temuan pada Program Pantau PPDB TP. 2016/2017 LSM STRATEGI diakibatkan lemahnya sistem pengawasan pejabat berkompeten, hingga terbukanya peluang (negatif) bagi Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai penentu kelulusan memanipulasi proses PPDB tersebut mulai awal Pendaftaran, Statistik sampai Tes Akademik yang sesuai Juknis (Petunjuk Teknis) PPDB 70 % berdasarkan hasil Ujian Nasional (UN) dan 30 % melalui seleksi Bina Lingkungan menjadi santapan empuk para oknum Kepsek nakal dalam pesta rutin tahunan di lingkungan dinas pendidikan tersebut.

Seperti diketahui mulai Juni 2016 lalu dengan dilengkapi Surat Tugas Tim LSM STRATEGI yang dibagi dalam dua kelompok besar, pertama tanpa menggunakan seragam diberi nama Tim Intelijen serta yang memakai uniform lengkap disebut Tim Investigasi menelusuri sejumlah sekolah negeri di naungan Disdik Kota Medan di tingkat SMP dan SMA/SMK telah menggali informasi dari berbagai sumber.
Dimana rata-rata oknum Kepsek nakal dalam menjalankan aksinya (praktek sogok alias uang pelicin) seputar penerimaan siswa/i baru memakai jasa perantara kalangan intern sekolah seperti pegawai tetap/honorium sekolah, guru, komite sekolah bahkan Wakil Kepsek selaku pejabat di level dua turut mengambil peranan, juga perantara (calo) dari berbagai elemen eksternal sekolah lainnya.

Satuan Kerja Analisa Data & Teknologi (Satker ADT) LSM STRATEGI dibawah komando Jeproy Lumban Gaol masih mengevaluasi dugaan kecurangan yang ditemukan Tim kerja di lapangan guna memudahkan Boy Siregar selaku Decision Maker (pengambil Keputusan) mengambil kebijakan, mana yang dapat ditolerir dan mana yang tidak, “Bila bukti pendukung sudah lengkap, kami akan laporkan pelanggaran ini nantinya ke penegak hukum”, tegas Boy Siregar serta menghimbau Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan Marasutan Siregar membentuk Tim Khusus menyelidiki sekolah-sekolah negeri, selanjutnya memberikan sanksi disiplin (hukuman) kepada oknum Kepsek nakal yang melakukan praktek sogok dalam proses PPDB TP. 2016/2017 sesuai ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku.

Ketika ditanya dugaan keterlibatan Kadisdik Medan mengambil alih tahapan penentuan kelulusan Siswa/i Baru Boy Siregar tidak menepis, bahkan mendengar langsung laporan anggotanya (Tim LSM STRATEGI) di lapangan tentang beredarnya isu Marasutan Siregar memonopoli kelulusan yang tentunya menyalahi aturan, “Tinggal menunggu data akurat, kami segera tindak lanjuti ke ranah hukum”, ucap Boy mengakhiri. (Abdurrahman Sinaga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here