RS Prima Medika Di Duga Belum Menggunakan Ipal

0
1607

PEMALANG JATENG,Zonadinamika.com. Setiap Rumah Sakit,Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat),Poliklinik,harus memiliki (IPAL) Instalansi Pengolahan Air Limbah,hal ini bertujuan agar limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) bisa di olah melalui IPAL agar ketika di buang menjadi aman.

Terkait hal itu,UU 32 Tahun 2009 tentang perlindungan hidup dan pengelolaan lingkungan hidup,PP No.82/2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air,UU 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit yaitu pada bagian ke 4 pasal 11,Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.58 tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Rumah Sakit.

PerMenKes RI No.340/Menkes/PER/III/2010 tentang klasifikasi Rumah Sakit,PP No.18/1999 tentang pengelolaan limbah B3,dimana pada pasal 3 berbunyi:”Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan yang menghasilkan limbah B3 dilarang membuang limbah yang di hasilkannya itu secara langsung ke dalam media lingkungan hidup tanpa pengelolaan terlebih dahulu”.

Perlu diketahui,dalam RS Prima Medika (RSPM) yang berlokasi di sebelah utara pasar pagi Kabupaten Pemalang,ternyata dalam pengolahan limbah terkesan dan di duga asal-asalan,hanya menggunakan sumur untuk penampungan yang diteruskan limbahnya ke sungai yang berada di belakang halaman RS.PM.

“Iya,tapi kami di sini menggunakan sistem biotek,untuk mengolah limbahnya,dan itu aman kok,nanti akan di jelaskan oleh petugas kami yang lebih tahu dan menangani hal tersebut”.Papar dr.Slamet Widodo,selaku Direktur,diruang kerjanya lantai dua.

Namun sayang,Ujang Hasyim yang notabene petugas yang akan memberi penjelasan lebih lanjut,serta mengajak Zona Dinamika ke lokasi IPAL,ternyata,secara mengejutkan hanya menunjukkan lubang berukuran 1 X 1 meter,yang telah ditutup cor dan beton.

Yang lebih mengejutkan,ketika Zona Dinamika bertanya tentang mesin untuk IPAL,Ujang menunjukkan sebuah box terbuat dari triplek setinggi lutut orang dewasa,ketika dibuka,di dalamnya hanya ada sebuah mesin jetpam untuk menyedot air,yang berada di samping RS.PM.

Entah apa maksud dari pihak RS.PM,yang terkesan berbelit-belit,yang pada akhirnya Ujang Hasyim bagian Logistik menegaskan bahwa terkait masalah IPAL sedang dalam wacana pihak RS.PM.”Tentang IPAL sebenarnya pihak kami sedang merencanakan nantinya akan di buat instalansi untuk limbah”.Katanya,menegaskan pada Zona Dinamika. (SatriyoAdie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here