Bah… !..Pembuatan Jalan Rabat Beton Gunakan Dana PPIP Di Panai Tengah Dituding Asal Jadi.

0
910

Labuhanbatu.Zonadinamika.com. Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) bertujuan menciptakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok sehingga mampu memecahkan berbagai permasalahan terkait kemiskinan dan ketertinggalan yang ada di desa. Tapj, program yang mulia dari pemerintah pusat itu, kerap menjadi objek korupsi oknum yang tak bertanggung jawab.

Seperti, yang diungkap Syarifuddin Pohan aktifis Aliansi Penyelamat Indonesia (API) Labuhanbatu kepada wartawan minggu (1/11), pelaksanaan PPIP yang dilaksanakan Organisasi Masyarakat Desa (OMS) kerap terkesan melenceng mengarah kepada korupsi sehingga program tersebut tidak sepenuhnya mencapai tujuan program itu sendiri.

Hasil investigasi reporting yang dilakukannya dilokasi pengerjaan jalan rabat beton diketahui menggunakan dana PPIP tepatnya di desa Telaga Suka kecamatan Panai Tengah, Syarifuddin menilai, pengerjaannya terkesan asal jadi serta tidak mengedepankan kwalitas bangunan. Soalnya, Selain diduga adukan material yang digunakan tidak sesuai, volume jalan yang dikerjakan juga tidak sesuai ketentuan.

“Dari hasil infestigasi reporting yang dilakukan diketahu, penggunaan material semen, pasir tidak sesuai takaran, bahkan dilokasi hanya sedikit terlihat batu kerikil yang digunakan, bisa dikataman tidak ada.”sebutnya.

Selain itu katanya, pengerjaan jalan rabat beton diatas bekas jalan yang sudah ada, tanpa meratakan dasar badan jalan, serta terlihat ketebalan badan jalan yang dicor hanya 3 inci dengan lebar 1,5 meter dan panjang jalan sekitar 100 meter lebih.

Dikatakan Syarifuddin, dilokasi tidak ada terpasang papan proyek sehingga masyarakat termasuk dirinya tidak mengetahui jumlah dana yang digunakan untuk pengerjaan pembangunan jalan rabat beton tersebut. Parahnya, pihak desa dan pemerintah kecamatan juga tidak mengetahuj proyek itu.

“Saat kita temui kepala desa dan camat mereka tidak mengetahui anggaran dan volume pengerjaan progra PPIP itu, yang jelas mereka hanya mengetahui dari PPIP. Namun, informasi diperoleh dananya lebih dari Rp. 200 juta dan pelaksananya diketahui berinisial A warga desa itu sendiri, dialah mengetuai OMS yang melaksanakan pengerjaan.”ujarnya.

Sementara, oknum diketahui ketua OMS pelaksana pengerjaan Rabat beton menggunakan dana PPIP di desa Telaga Suka berinisial A saat dipinta klarifikasinya melalui pesan singkat ke nomor HP 085296959XXX diketahui milik ketua OMS itu samapi berita dikirim keredaksi tidak dijawab.

Sama halnya, dengan pihak PU. Cipta Karya Labuhanbatu dan Distrukim Provsu diketahui penanggung jawab anggaran juga belum bisa dihubungi guna meminta tanggapan berkaitan dengan tudingan pelaksanaan program PPIP di desa Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah Asal jadi yang disampaian oleh elemen masyarakat tersebut. (AFH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here