Kepala Dinas Kependudukan Kota Batam Pelihara Calo

0
1777

BATAM,Zonadinamika.com Maraknya calo KTP liar yang ada dikantor Dinas kependudukan kota batam membuat masyarakat resah,dimana para calo tersebut diduga merupakan kaki tangan mardanis (kadis kependudukan dan pencatatan sipil kota batam).

Terkesan ada pembiaran dari Mardanis sebagai kepala dinas dengan membiarkan para calo yang semena-mena dapat keluar masuk kantor untuk memasukkan berkas pembuatan KTP,sementara masyarakat yang Benar-benar mengurus KTP nya sendiri dipersulit oleh pegawai dinas kependudukan.

“Pak Kadis sedang ada rapat di gedung pemko di Batam Center Bang”kata petugas satpol pada zonadinamika saat akan konfirmasi terhadap maraknya calo yang berkeliaran ,kamis 20/08/15 di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Sekupang.Rapat..rapat..rapat dan keluar kota adalah merupakan alasan klasik yang lagi ngetren digunakan oleh pejabat setingkat Kepala Dinas di Kota Batam untuk menghindari wartawan,hal ini dilakukan agar terkesan para Kepala Dinas tidak mengetahui maraknya Calo liar yang bergentayangan di kantor nya.

Dari pemantàuan zonadinamika terrlihat pula para pegawai seharusnya kerja untuk melayani masyarakat,malah justru pegawai seenaknya sajà diluar kantor saat jam kerja diduga kuat pegawai juga ikut menjadi calo.

Bagaimana seorang kepala dinas dapat mengetahui pegawainya bekerja dengan baik atau tidak,sementara kepala dinas juga tidak pernah ada dikantor.padahal yang namanya pelayanan itu harus dikontrol supaya apa yang diharapkan masyarakat batam bisa tercapai dengan baik.Sungguh sangat disayangkan program kabinet kerja presiden joko widodo untuk membasmi para koruptor dan menghapuskan para calo dinegri ini hanyalah sia-sia.

Mardanis sebagai kepala dinas kependudukan kota batam menghiraukan program kabinet kerja yang dibentuk olah bapak presiden joko widodo dan mengabaikan begitu saja. Sepertinya pak wali kota ahmad dahlan dan pak wakil wali kota rudi juga sudah sangat salah menempatkan posisi mardanis sebagai kepala dinas kependudukan,karna warga sangat kecewa didalam sistem pelayanan yang lakukàn dinas kependudukan.Kalau sistim pelayanan begini semua dibatam penuh dengan calo yang disalahkan siapa?Karna menempatkan orang-orang yang tidak becus dan tidak tegas menjalankàn fungsi tugasnya sebagai kepala dinas.

Salah seorang ibu rumah tangga saat ditemui zonadinamika yang tidak mau menyebutkan namanya”merasa kecewa dengan sistim pelayanan di Kantor Dinas kependudukan sekupang terlalu menyusahkan masyarakat,seolah-olah mereka dipermainkan dan dibuat capek.

“kemarin juga saya disuruh datang”sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan dan saya datang tapi bohong sama sekali KTP yang seharusnya sudah bisa saya ambil tapi belum selesai juga.Saya sudah merasa capek datang bolak-balik ke kantor Disduk Sekupang ini,belum lagi meninggalkan pekerjaan dan anak-anaknya saya dirumah.

“Mengapa kalau warga urus KTP sendiri dipersulit dan bila calo yang mengurus bisa dipercepat?…Ada apa dibalik semua ini?…kalau tidak ada uangnya tak kan mungkin terjadi pelayanan seburuk ini.padahal sistem pelayanan itu yang diharapkan masyarakat haruslah berjalan dengan baik,kalau masyarakat yang susah jangan disusahi lagi “Niat saya kemarin juga mau temui bapak kepala dinas untuk mempertanyakan KTP saya yang sudah berbulan-bulan lamanya saya urus,tetapi seolah-olah satpol PP menutup-nutupi keberadaan kepala dinas malah justru melarang saya masuk.Saya pastikan kalau pelayanan disini terlalu banyak punglinya dan dilakukan oleh oknum pegawai yang tidak bertanggung jawab,makanya para calo seenaknya saja masukkan berkas mau berapa saja yang penting jelas angka duitnya (wanipiro).

Saya harap Kepala dinas mau transparan jangan ada pembohongan terhadap warga dan saya juga bisa pastikan sebagian berkas yang dimasukan calo belum tentu mengikuti prosedur,bahkan boleh dikcek disetiap Rt dan Rw berkas yang dimasukkan calo itu tidak betul berdomisili di Rt/Rw setempat.
Yang paling menjengkelkan saya lagi”setiap masyarakat yang datang untuk urus KTP secara prosedur dan mendapat jawaban dari pegawai bahwa Blàngko kosong,minggu depan datang lagi,sementara untuk pengurusan KTP oleh calo blanko nya ada.

Saya berani tantang mardanis bahkan disumpah pocong pun saya mau siàp,berani tak mardanis sumpah pocong dipengadilan bersama saya?kalau memang tidak pernah meminta duit dari calo untuk tanda tangan berkas ungkap ibu yang beranak tiga dengan nada kecewa dan marah.

Hal yang serupa dialami pak Lamhot”Kemarin waktu pengalihan KTP siak ke KTP eloktronik saya urus,tetapi nomor nik saya dipakai orang lain dan nomor nik orang lain saya pakai (tertukar).Bandingkan saja pak hanya penukaran nomor NIK sampai sekarang juga belum selesai,padahal yang salah bukan kita.
kenapa kalau calo begitu banyak berkas yang diurus cepat selesainya?Kita hanya menukar nomor nik saja tidak selesai-selesai sampai sekarang?kalau saya bila diperlukan untuk jadi saksi dipengadilan kita siap sesuai dengan yang kita alami sendiri.

Saya selaku warga batam meminta kepada kepolisian polda kepri,agar segera menangkap para calo KTP liar yang makin marak didinas kependudukan yang sangat meresahkan warga ungkapnya dengan kesal. (ANDI.S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here