Alokasi Dana BOS SMP Negeri 193 Kota Jakarta Timur Diduga Mark Up, Kepsek Bungkam

JAKARTA-Zonadinamikanews.com. Hasil investigasi wartawan dan berdasarkan perbincangan dengan seorang tenaga pendidik di lingkungan SMP Negeri 193 Kota Jakarta Timur terungkap bahwa dugaan praktek korupsi dalam alokasi dan BOS tahun 2022.

Mencapai Rp.393.936.810 dana BOS tahun 2022 pada kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah, menjadi tanda tanya besar, tenaga pendidik tersebut merasa heran,dengan besaran anggaran tersebut,namun tidak sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.

“Waduh besar sekali ternyata dana BOS untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah, tapi apa yang di perbaiki selama tahun 2022, karena tidak terlihat hasil kegiatan dengan angka yang begitu tidak ada fisik yang menonjol, jangan-jangan lebih banyak fiktif, dengan besaran anggaran tersebut, bila membangun ruang kelas baru, sudah bisa mendapat  4 kelas, wah itu perlu di usut penggunaan dana BOS tersebut” harap tenaga pendidik tersebut.

Dugaan mark up juga terjadi pada kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, dan pembayaran honor, angka angka ini sangat mencurigakan.

Diketahui, pada tahun 2022  SMP Negeri 193 Kota Jakarta Timur menerima dana BOS  Tahap satu Rp 327.672.000 jenis kegiatan pengembangan perpustakaan Rp 3.654.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 5.116.500, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 376.640, administrasi kegiatan sekolah Rp 40.681.400, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 143.880, langganan daya dan jasa Rp 12.600.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah  Rp 78.830.800, penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 10.450.000, pembayaran honor Rp 25.658.094.

Tahap dua Rp 410.503.681 Jenis Kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 55.307.500, pembayaran honor Rp 64.145.235 total Dana Rp 119.452.735

Tahap Tiga Rp 327.672.000 jenis kegiatan penerimaan Peserta Didik baru Rp 20.325.000, pengembangan perpustakaan Rp 23.190.261, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 89.218.500, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 17.908.160, administrasi kegiatan sekolah Rp 173.631.683, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 432.080, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 259.798.510, penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 114.800.000, pembayaran honor Rp 64.145.235

Kepala sekolah SMP Negeri 193 Kota Jakarta Timur saat di klarifikasi tertulis memilih bungkam,dan hingga berita di turunkan, surat konfirmasi tersebut belum di balas-bala.(parda)

BAGIKAN BERITA

You cannot copy content of this page