SURABAYA-Zonadinamikanews.com. Pembangunan Pelabuhan Perikanan Watu Ulo tahap 1 di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 26 juni 2024, menyerap anggaran Rp. 39.966.023.287. APBD Pemprov Jatim TA 2024, satuan Kerja Dinas Kelautan Dan Perikanan propinsi Jawa Timur.
Dengan Kepala Dinas Isa Ansori
Pembangunan Pelabuhan Perikanan Watu Ulo ini dilaksanakan PT Palu Gada Mitra Perkasa, berdasarkan dari papan proyek pekerjaan tersebut bertugas sebagai Konsultan perencana adalah CV. Arya Duta Engineering, bertindak sebagai konsultan pengawas.PT. Manggalakarya Bangun Sarana KS0 CV. Jaya Konsultan, dengan masa kerja 165 hari kalender, terhitung sejak 26 Juni 2024. Sedangkan Nomor kontrak pekerjaan 000.3.3/1799/SPK-TGKP/120.3/2024. Proyek tersebut di biayai APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2024.
Sesuai fakta di lapangan kondisi fisik bangunan sudah memprihatinkan, Supeno warga lokal menyayangkan hal itu,” Bangunan ini sudah tidak layak dikatakan sempurna mengingat baru seumur jagung, batu pasangannya banyak yang goyang dan ambles (sambil menunjuk).” ujarnya
Terkait hal ini Yoscan pemerhati lingkungan lembaga anti korupsi, angkat bicara,” Hal ini membuktikan jasa pengawasan yang abal abal, sehingga dalam penyimpangan pelaksanaan tidak terkontrol, tidak memenuhi spesifikasi teknis desain breakwater, mulai dari kelenturan/kegemburan lantai dasar, ukuran diameter batu tidak sesuai ketentuan standart nasional indonesia (SNI), dari lapis demi lapis, sehingga mencapai ketentuan yang direncanakan, dan perlu di ingat material menentukan harga yang di sepakati (kontrak), bila ada perubahan material, tentunya telah terjadi dua (2) insur, pertama melawan hukum dan ke dua (2) korupsi.” ungkap Yoscan.
Guna keseimbangan pemberitaan, awak media ini berkonfirmasi ke Isa Ansori Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur lewat selulernya, dan menjawab dengan mengarahkan ke Kabid Alan Wahyu Putra. Sayangnya Bawahan Isa Ansori tidak menanggapi konfirmasi awak media ini, hingga berita ini ditayangkan.
(dr)