DPD GAAS Sumsel Desak APH Bongkar Dugaan Lahan Fiktif Program Serasi 2019

0
101

SUMSEL-Zonadinamikanews.com-Menurut ketua GAAS (Gerakan Advokat dan Aktivis) DPD Sumatera Selatan BN.Ratu Anom,SH.bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian pada tahun 2019 telah menggelontorkan Dana senilai 860 Miliar untuk Kabupaten Banyuasin dalam program Serasi. Uang sebanyak itu diperuntukan 200 ribu hektar lahan untuk 82 Desa dalam program Selamatkan Rawa Sejaterahkan Petani (Serasi).

Dengan harapan program Serasi ini,dapat mensejahterakan petani dan program berjalan sesuai dengan standar yang ada.

Seiring berjalanya waktu,muncul sejumlah informasi miring dan juga hasil investigasi berbagai media serta lembaga pada kenyataannya, selain dijadikan sebagai ajang dugaan korupsi berjemaah, program ini juga diduga sangat mengecewakan serta amburadul.beber BN Ratu Anom,SH.

Sebut saja salah satu penerima program Serasi( Selamatkan Rawa Sejaterahkan Petani ) Desa Upang karya kecamatan Muara Telang kabupaten Banyuasin, memulai pekerjaan dari tahap pertama, kedua dan pelaporan kegiatan telah terealisasi. Program Optimasi pendukung kegiatan serasi tahun 2019 desa upang karya mendapatkan Bantuan program serasi seluas 1210 hektar, hasil investigasi tim luas wilayah persawahan di desa ini hanya 800 hektar. Sehingga ada temuan kerugian negara 410 hektar fiktip lahan bantuan program serasi.tambah Ratu Anom.

Rehab saluran tersier. Pembangunan Kontruksi Pintu air sebanyak 49 buah, pembuatan 1(Satu)unit Box bagi dan penyediaan pompa air yang berjumlah 40 buah. Diduga tidak sesuai dengan juknis program serasi 2019. Karena tidak berstandar nasional indonesia(SNI)

Seorang perangkat desa Andi. (40) menuturkan bahwa luas areal persawahan desa Upang karya hanya 800 hektar. Tetapi kenapa di program serasi 2019 luas wilayahnya 1210 hektar. Selain Ketua UPKK kegiatan berasal dari Desa lain, bukan warga Desa Upang karya. Sehingga bangunan pintu air dan Box Bagi terkesan asal jadi.

BN Ratu Anom,SH yang juga sebagai Advokat ini mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) baik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan mengusut dugaan tindak pidana korupsi pada program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di Desa Upang karya kecamatan Muara Telang Kabupaten banyuasin.

Juga memeriksa seluruh pelaksanaan program yang menjadi pilot project nasional ini.(syaril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini