Seminar Peringati 322 Tahun Injil di Kota Depok,di Hadiri Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono

0
93

Depok-Zonadinamikanews.com.Seminar Memperingati 322 Tahun Injil di Kota Depok yang digelar Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Depok dengan tema “Mewujudkan Kebebasan Beragama dan Merajut Toleransi di Kota Depok ” bertempat di GBI Kamboja,Senin (26/9/2022).

Hadir Wakil Walikota Depok Ir.Imam Budi Hartono,Kaban Kesbangpol Abdul Rahman,Ketua API Provinsi Jawa Barat didampingi Ketua API Kota Depok Pdt Roland M Samuel , Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Pdt.John Genjon , Ketua Yayasan Cornelis Chastelein Boy Loan , Pengurus Metanoia serta para Pendeta se Kota Depok.

Dalam sambutannya Ketua PGPI Depok mengatakan,”appresiasi kegiatan seminar yang bertajuk hari ini, mewujudkan kebebasan beragama,yang mana sering didengar Depok kota religius yang banyak dipertanyakan masyarakat luas, apa makna Kota religius,”ungkapnya.Harapan kami, persatuan dan kesatuan terwujud di kota Depok yang menjadi satu paket dalam merajut toleransi antar umat beragama, dalam pembangunan,”harapnya.

Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono saat ditemui media, mengatakan,”bahwa Kota Depok aman-aman saja dalam beribadah, bahkan Pemerintah Kota Depok memberikan IMB Gratis, pada seluruh rumah-rumah ibadah,”ungkapnya.

“Kementerian Agama sudah mensurvey,”bukan dalam indeks toleransi,tapi indeks kerukunan umat beragama .Dimana didalamnya terdapat index toleransi Depok bagian dari Provinsi Jawa Barat, nilainya indeks toleransinya cukup tinggi,72,7 lebih tinggi dari indeks toleransi nasional 72,7 ,”imbuhnya.

“Ini sesuatu yang bagi kami Kota Depok bagian Provinsi Jawa Barat , pemerintah melakukan kehidupan umat beragama baik sesama agama,dan antar umat beragama semua baik-baik saja dan itu ada pernyataan bagi semua pihak..

Jika ada permasalahan dalam menjalankan ibadah, terganggu akibat polusi udara atau air dan lainnya, laporkan saja secara tertulis bagi kami, Pemerintah akan menindaklanjuti,akan diteliti, penyebabnya apa ,”ujarnya.

“Didalam hal pendirian rumah ibadah,harus sesuai dengan peraturan tiga menteri yang sudah ada aturannya,”jelasnya.

Ketua DPC API juga mengatakan,”toleransi umat beragama di Kota Depok, dengan situasi issu yang berkembang,kami menghadirkan seminar ini, untuk menjawab kebenaran yang sesungguhnya, sehingga hal-hal yang menurut kami kurang pas, menjadi pencerahan dan edukasi, khususnya umat Kristiani di Kota Depok,”ungkapnya.

“Sesuatu yang terjadi di Kota Depok, berjalan baik,kami tidak menemukan hal-hal yang berprinsip,yang mengarah keperpecahan, gejolak, keributan antar agama. Dari Asosiasi Pendeta Indonesia (API) kami bekerjasama dengan pemerintah yang banyak memberikan pencerahan pada kami ,”terangnya.

Ditambahkannya, sesuatu yang terjadi hal-hal yang tidak sampai kepada gereja ataupun Pendeta,kami menjembataninya, sehingga pemerintah dengan umat Kristiani berjalan harmonis.Kami berharap pemerintah dan umat Kristiani saling membantu, mengingatkan dan memberikan informasi yang sebenarnya,”jelasnya.

(des-ish)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini