Kepengurusan PGIS Kota Depok Tahun 2021-2026 di Lantik

0
54

Depok-Zonadinamikanews.com.Kepengurusan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Sekitar (PGIS) Kota Depok masa bakti tahun 2021-2026 secara resmi dilantik Ketua MPH PGI Wilayah Jawa Barat, Pdt.Rossevelt Tobing di GKJ Yeremia Jln Melati Pancoran Mas ,Depok Jaya Kita Depok, Minggu (08/5/2022).

Kepengurusan PGI-S Depok yang dilantik di antaranya Ketua Umum, Pdt Romy S.Palit,MTH (Gereja Gerakan Pantekosta), Sekretaris Mangaranap Sinaga SE.MH (HKBP), Bendahara S.Pujiastuti (GKB) ,Ketua Majelis Pertimbangan Pdt.Edison.SWN,M.Min (GKJ), Ketua Badan Pemeriksaan Perbendaharaan Pnt Robert Kowel (GPIB Pancaran Hati) serta struktur pengurus komisi-komisi lainnya.

Hadir dalam pelantikan tersebut, unsur Forkopimda setempat , MPH PGIW Jawa barat Pdt. Rossevelt Tobing,, Pengurus FKUB H. Loepianto, Eka Wijaya, Nyoman dari PHDI, Pengurus Forum Muda Lintas Agama ( Formula ) , Pimpinan Majelis agama, Pesantren Sawangan dan seluruh pengurus dan anggota PGIS Kota Depok.

Dalam sambutannya, Ketua PGI Wilayah Jawa Barat ,Rossevelt Tobing mengatakan terimakasih kepada para pengurus yang baru dilantik yang menjadi motivator-motivator ouikomene kebersamaan ditengah-tengah gereja di kota Depok,”ungkapnya.

“Kami berharap pengurus yang dilantik supaya melakukan tugas pokok fungsi pelayanan kepada gereja-gereja di Kota Depok,Kepada Pemerintah serta masyarakat.Kita umat Kristiani secara sungguh-sungguh melakukan ajaran Tuhan, yakni mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama manusia, serta menolong dan membantu orang yang lemah,”tuturnya.v

Dirinya juga mengatakan dihari jadinya PGI ,agar semua gereja-gereja di Kota Depok dapat saling bertukar mimbar untuk mensyukuri kasih Tuhan,”ungkapnya.

Usai dilantik, Ketua PGIS Depok Pdt. Romy S Palit dalam sambutannya, mengajak semua umat Kristen yang ada di Kota Depok supaya bersatu mengembangkan pelayanan kekristenan , tetap menjaga pelayanan tanpa mengedepankan denominasi gereja, tapi harus mengedepankan persatuan untuk kepentingan umat,”jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, secara organisasi PGIS adalah mitra kerja pemerintah dalam mewujudkan pembangunan umat secara khusus, sehingga diharapkan PGIS-Depok mendukung program kerja pemerintah untuk pembangunan ,”ujarnya.

Terkait ketidak hadiran Ketua PGIS Depok yang lama ,Pdt Bebalazy Zega, dirinya mengatakan bahwa dikarenakan beliau tugas pelayanannya digereja lokal sudah berakhir dan pindah melayani ke Pulau Nias,beliau sudah tidak masuk lagi dalam kepengurusan PGIS Depok,karena sudah tidak tinggal disini lagi,”tutupnya.

Saat ditemui media Sekretaris Umum Mangaranap Sinaga ,SE.MH mengatakan bahwa seluruh organisasi keagamaan dan gereja-gereja di Kota Depok untuk bersama-sama menjaga, saling menghargai kerukunan antar umat beragama.PGIS dengan FKUB , kami siap mengawal jika diperlukan untuk menjaga,Kota Depok ini seperti yang didengungkan sebagian orang ,Depok kota Intoleran,”ungkapnya.

“Kebersamaan toleransi pihaknya sangat tinggi , walaupun Depok dikatakan kota intoleran hal itu mungkin terkait dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah, ” Tetapi intinya kami kawan- kawan muda lintas agama yang ada di Formula dan FKUB tetap siap mengawal Depok menjadi Kota Toleran dan siap jikalau Pemerintah Kota Depok membuat program bagaimana Depok menjadi Kota Toleransi ,” pungkasnya.

Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Depok Lutfhianto mengatakan,”masalah kita kerukunan umat beragama di Indonesia ini adalah orang-orang yang beragama, kerukunan keagamaan yang beragama, menjunjung nilai-nilai agama, disitu timbul sila pertama , Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Kami FKUB dan PGIS selalu bersama-sama , dalam kegiatan bakti sosial,berbagi berkat kepada masyarakat Depok, sedikit banyak sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan.Semoga dengan kepengurusan PGIS yang baru ini untuk tetap melakukan kerja sama, insyaallah kami selalu ada disini,bisa kumpul bersama membantu masyarakat di Kota Depok ini,”harapnya.

(des-ish)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini