TP. PKK Toba Apresiasi Ibu-ibu Patane IV buat Pupuk Organik

0
46

Toba, Zonadinamikanews.com – Di tengah langkanya pupuk, bahkan telah menjadi problem secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Toba telah menjadi ancaman bagi kaum tani saat ini

Banyak pihak yang melakukan klaim dan menyatakan bahwa panen padi kali ini (tahun 2022 – red) akan terancam gagal lantaran sulitnya mendapat pupuk buat pertanian padi.

Melihat fenomena itu, dan atas inisiatif para ibu yang tergabung dalam kelompok PKK Desa Patane IV, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba bersepakat untuk membuat pupuk organik sendiri.

Berbekal bahan bahan yang sangat banyak di sekitar desa antara lain kotoran kerbau, abu sisa pembakaran kayu, dicampur dengan berbagai jenis dedaunan dan beberapa jenis bahan lainnya, maka pupuk organik dengan mutu yang sangat bagus dapat diperoleh.

Hal itu disampaikan oleh para kaum ibu PKK Patane IV saat Ketua TP. PKK Kabupaten Toba, Ny. Rita Marlina Poltak Sitorus bersama Ketua I Ny. Erna Grace Tonny Simanjuntak, dan Tim PKK Kabupaten dari Kelompok Kerja (Pokja) III berkunjung pada Selasa (10/05/2022).

Salah seorang pengurus PKK desa secara detail menerangkan bagaimana proses pembuatan pupuk organik ini. “Butuh waktu hingga minggu lebih untuk memperoleh pupuk organik yang siap pakai.

Semua bahan sebelumnya harus dihaluskan dengan cara mencincangnya, secara manual,” terangnya seraya memperagakan pembuatan pupuk dihadapan Tim PKK Kabupaten.

Dalam kesempatan itu, warga juga memohon agar TP. PKK Kabupaten bersedia memberi bantun mesin pencincang dan pencampur bahan bahan pembuatan kompos karena hingga saat ini mereka masih melakukannya dengan cara manual.

Menurut penuturan mereka, berkat adanya pupuk organik itu, kelangkaan pupuk di desa dapat teratasi hingga tanaman padi dan sayur sayuran bisa mendapatkan asupan gizi yang memadai.

Selain untuk sawah, ternyata pupuk organik itu juga banyak digunakan untuk tanaman sayur yang sengaja ditanam di lahan kosong sekitar tempat tinggal, seperti yang dilakukan ibu Nurmaida boru Sianipar yang menanam sayur, bawang, dan bahkan membibitkan cabai.

“Walaupun hanya memanfaatkan pekarangan, tapi hasilnya bukan hanya untuk konsumsi sendiri, tapi ternyata dapat juga untuk dijual,” pungkas Nurmaida antusias yamg mendapat aplaus dari tim TP. PKK Kabupaten.

Mendengar penuturan para warga tersebut, tampak Ny Rita Marlina sangat terharu dan turut merasa bangga atas kerja keras kaum ibu dalam Tim PKK Desa Patane IV itu.

“Informasi inilah yang membuat kami tertarik dan datang kemari. Jadi, tujuan kami ke sini bukan hanya ingin melihat, tetapi selanjutnya juga ingin melakukan pembinaan,” ujar Rita Marlina.

Rita Marlina berjanji akan membawa Desa Patane IV ini untuk mengikuti pertandingan/ penilaian desa terbaik tingkat provinsi. “Yang terpenting adalah kita sudah berbuat, dan sudah menghasilkan.

Kalaupun nantinya kita menang, itu hanya bonus atau reward penilaian. Tetapi yang pasti adalah kita telah melakukan bagian kita dalam memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar rumah,” sebut Rita Marlina.

“Selain itu, kami akan berikan berbagai bibit tanaman yang bermanfaat buat ibu-ibu di sini. Semoga itu nantinya dapat menaikkan kesejahteraan keluarga di desa ini,” pungkas Rita bersemangat. (JP).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini