Ketua LAMI Desak Penegak Hukum Proses Anggota Dewan Padang Pariaman

0
136

SUMBAR-Zonadinamikanews.com.Rismawati Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Padang Pariaman mendesak ke 14 orang oknum anggota dewan yang belum mengembalikan kelebihan dana reses, hal tersebut menyikapi akan pernyataan ketua DPRD Erwinsyah, yang mengatakan kalau bisa langsung kepribadi masing- masing dan secepatnya dikembalikan uang tersebut.

Diketahui, dari hasil pemeriksan BPK tahun 2020 telah ditemukan akan kelebihan Pembayaran Tunjangan Komunikasi Intensif, Tunjangan Reses, dan Dana Opersional Pimpinan di Sekretariat  DPRD Padang Pariaman hingga mencapai sebesar  Rp2.207.730.000,00.Kata Rismawati

Namun hingga saat ini masih terdapat 14 orang anggota dewan yang diduga tidak serius menyikapi atas temuan tersebut, sebab,sebagai mana di akui oleh Sekretaris DPRD Padang Pariaman, Armeyn Rangkuti.

Bila ada niat baik para wakil rakyat tersebut, sangat tidak mungkin selama tahun 2021 tidak bisa dikembalikan, Sekretaris DPRD Padang Pariaman, Armeyn Rangkuti juga mengatakan, pihak sudah mengirimkan surat permintaan pengembalian dua kali,namun hingga saat tahun 2022 belum ditanggapi secara serius oleh ke 14 anggota dewan tersebut, ada apa? Tambah Rismawati dengan nada tanya.

Sudah saatnya penegak hukum dalam hal kejaksaan negeri Padang Pariaman ambil langkah hukum pada sejumlah yang mengaku wakil rakyat yang terhormat tersebut. Karena uang tersebut bukan uang nenek moyang oknum anggota dewan,itu uang rakyat dan harus segarah dikembalikan ke kas daerah,rakyat Padang Pariaman masih banyak yang menderita.

Diberitakan sebelumnya, adanya pengakuan dari Sekretaris DPRD Padang Pariaman, Armeyn Rangkuti saat di temuin di ruang kerjanya 11/5 terkait temuan Badan Pemeriksaan Keuangan tahun anggaran 2020,beliau mengakui bahwa hasil pemeriksan BPK tahun 2020 telah ditemukan akan kelebihan Pembayaran Tunjangan Komunikasi Intensif, Tunjangan Reses, dan Dana Opersional Pimpinan di Sekretariat  DPRD Padang Pariaman hingga mencapai sebesar  Rp2.207.730.000,00.

Dari kelebihan tersebut hingga saat ini (tahun 2022-red) telah dikembalikan sebesar Rp.1.513.580.000 sisah yang belum di kembalikan sebesar Rp.694.150.000.

Sementara kelebihan akomodasi/penginapan yang belum di kembalikan adalah sebesar Rp.46.860.000.

Armeyn Rangkuti mengakui,bahwa pihak sudah 2 kali membuat surat pada ke 14 wakil rakyat tersebut untuk segerah dikembalikan,namun hingga saat ini belum di kembalikan.

“Sudah kami kirim surat sampai dua kali ke sejumlah anggota dewan tersebut untuk segerah mengembalikan uang tersebut,namun hingga saat ini belum mereka kembalikan” terang Armeyn Rangkuti,seraya berharap,sesuai waktu yang telah ditentukan,mereka segarah mengembalikan untuk disetor ke kas daerah.

(zl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini