SMKN 1 Laguboti Dituding “Pecat” Siswa Secara Sepihak

0
135

Laguboti, Zonadinamikanews.com – Roni Y Simajuntak, Siswa Kelas XI SMKN 1 Laguboti Jurusan Ilmu Logam diduga dipecat secara sepihak oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Laguboti dengan alasan yang tidak jelas.

Hal itu diungkapkan oleh Roslinda Sitorus, Orangtua Roni kepada sejumlah awak media di kediamannya pada Selasa (13/04/2022).

Roslinda mengaku sangat terkejut setelah mengetahui anaknya tidak diperbolehkan lagi mengikuti proses belajar di SMKN 1 Laguboti dan bahkan ternyata hal itu sudah berlangsung sejak dua bulan yang lalu.

Menurutnya, proses pemecatan siswa didik dimana pihak sekolah sebelumnya seharusnya membuat dan mengirimkan surat peringatan kepada siswa maupun orangtua siswa terlebih dahulu.

“Surat Peringatan samasekali tidak pernah kami terima dari pihak sekolah atau dari pihak manapun, tiba tiba anak kami sudah dipecat. Kami tidak terima, bagaimana nanti masa depannya?” ujar Sang Ibu cemas.

Diuraikannya bahwa memang sebelumnya anaknya pernah mendapat masalah di sekolah sehingga dirinya sebagai orangtua harus membuat surat perjanjian dengan pihak sekolah diatas materai.

“Kalau memang anak saya melanggar perjanjian, saya iklas kalau anak saya dipecat atau dipindahkan ke sekolah lainnya. Tapi, tanpa adanya surat peringatan, pihak sekolah kok malah pecat anak saya secara sepihak?” sambungya.

Dalam kesempatan itu dirinya berjanji akan segera mendesak Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumut atau Cabangnya di Balige untuk meninjau ulang pemecatan tersebut. “Anak saya harus tamat dari sana,” ujarnya penuh harap.

Sementata itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Laguboti, M Hutajulu saat dikonfirmasi di kantornya menyebut bahwa proses pemecatan siswa tersebut sudah sesuai dengan aturan.

“Saya kurang tau apakah Surat Peringatan Pertama hingga Ketiga (SP 1, 2, dan 3 – red) dilayangkan langsung ke orangtua siswa, namun Guru BP dan Wali Kelas lah yang tahu hal itu,” ujar Hutajulu.

Terpisah, salah seorang staf yang membidangi SMK pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Elsi Pane menyatakan dirinya tidak bisa dikonfirmasi terkait pemecatan siswa di SMKN 1 itu.

“Hal itu bukan wewenang saya, silakan bapak konfirmasi sama atasan saya langsung,” ketusnya seraya mengatakan bahwa atasannya saat itu sedang rapat di luar kantor. (JP).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini