Ada Oknum Pejabat BPN Padang Pariaman Merangkap Jadi Penjahat

0
485

SUMBAR-Zonadinamikanews.Pembenahan mental sejumlah oknum pejabat di BPN Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat, agaknya perlu di benahi,sebab dugaan merugikan masyarakat akibat ulah oknum BPN semakin menggila,sebab oknum tersebut telah diduga keras memanipulasi dokumen masyarakat,sehingga masyarakat terancam kehilangan 300 meter tanah.

Dugaan tersebut semakin terkuak atas pengakuan pejabat BPN bernama Bastian dan Riska,yang mengatakan bahwa dokumen pengajuan pembuatan sertifikat yang diajukan oleh Raini, telah berubah menjadi atas nama orang lain,

Menyikapi atas pengakuan petugas BPN tersebut, media ini lantas meminta ditunjukkan sertifikat atas nama siapa yang muncul di sertifikat tersebut,namun Bastian mengaku tidak bisa di tunjukan dengan alasan rahasia Negara.

Diketahui,Raini mengajukan pembuatan sertifikat tanahnya pada  19 September 2018 dengan nomor berkas permohonan 9339/2018.Raini sendiri pembayar pajak dengan no 13.05.050.006.002/0107.0 terakhir tahun 2017.

Menurut keterangan Raini (73) tanah tersebut di beli Rukmiati pada tahun 2018 dan aktif membayar pajak sejak tanah tersebut jadi miliknya berdasarkan dokumen yang ada.

Lokasi tanah tersebut berada di Korong sungai pinang,nagari kasang,kecamatan batang anai,kabupaten padang pariaman,dengan luas tanah lebih kurang 300 M. Proses pengkuran serta pembayaran biaya ukur sudah dilakukan melalui petugas BPN bernama Bastian sebesar Rp.400.000 dan Rp.180.000 untuk biaya ke Negara yang ditransfer melalui BRI, hal itu dilakukan atas perintah Bastian petugas BPN Padang Pariaman.

Oknum PUPR & BPN Sumbar Diduga Buat Surat Rekayasa Soal Ganti Rugi Jalan Tol

Ketika hal itu dikonfirmasi media bersama LSM LAMI (Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia) pada pihak BPN,Bastian mengaku,bahwa atas nama orang lain sudah muncul sertifikat di atas tanah tersebut,namun saat didesak,siapa pemilik sertifikat tersebut,Bastian mengaku tidak bisa ditunjukan karena merupakan rahasia Negara.”Tidak bisa ditunjukan,karena itu rahasia Negara” jawabnya beralasan.

Patut diduga,ada oknum pejabat BPN Padang Pariaman merangkap jadi penjahat dengan berupaya mengubah dokumen pengakuan sertifikat milik masyarakat,dan direkayasa menjadi milik orang lain,yang diduga kerja sama dengan oknum BPN Padang Pariaman.

Kepala kantor BPN Padang Pariaman Gatot Teja saat di temui wartawan media ini di ruang kerjanya terkait permohonan pelayanan yang tak kunjung selesai dari sejak tahun 2018, dihadapan wartawan pada anak buah bernama Bastian tersebut mengatakan.

“Berikan penjelasan yang lengkap tentang pengajuan surat pada bapak ini” dan pada saat itu Bastian berjanji akan memberikan jawaban dalam satu Minggu,namun janji tinggal janji, Bastian diduga berusaha mengelak,karena setiap di hubungin selalu tidak merespon.

Informasi yang bocor dari pihak BPN Padang Pariaman, bahwa pengajuan dokumen tersebut telah direkayasa oleh oknum BPN, dan menjadikan sebuah sertifikat atas nama orang lain.

Namun pada saat itu, Gatot Teja dengan tegas mengatakan,bila dugaan di proses hukum, Gatot yakin Bu Raini akan menang, karena yang bayar pajak tanah tersebut jelas-jelas atas nama Raini.

“Ibu bisa gugat ini,ibu pasti menang,karena nama ibu yang selama ini bayar pajak ke negara” tegas Gatot. (zl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini