SMAN 1 Balige Toba Disorot Diduga Korupsi Dalil Kegiatan Siswa

0
270

TOBA-Zonadinamikanews.Pengelolaan akan bantuan ope rasional sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Balige, Provinsi Sumatera Utara,tengah disorot banyak pihak,pengelolah sekolah di sinyalir menciptakan aji mumpung dalam mencari keuntungan dalam penyerapan dana BOS.

Apalagi dugaan aji mumpung itu dilakukan dikalah masyarakat tengah di rundung musibah dampak dari merebaknya peredaran virus corona.peredaran virus tersebut juga telah banyak melumpuhkan perekonomian negaram yang berdampak pada ambruknya ekonomi rakyat.

Dan pemerintahpun membuat sejumlah kebijakan berupa bantuan social guna menyambung kehidupan masyarakat,berupa bansos.dan guna memutus mata rantai penyebaran,pihak pemerintahpun memutuskan,bahwa kegiatan sekolah dilakukan secara online.

Yang dikuatkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Diperkuat Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19).artinya kegiatan mutlak di rumah, tidak ada kegiatan di luar.

Peraturan kementerian Pendidikan dan peraturan dari kementerian Kesehatan baik Satgas Protokol Kesehatan untuk dapat mematahui sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, Pasal 84 dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Adapun Pasal 212 KUHP mengatur perihal perlawanan terhadap pejabat yang sedang menjalankan tugasnya. Dan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) berdasarkan PPSB dan PPKM.

Dugaan azas mamfaat yang diperankan oleh oknum pendidika di SMAN 1 Balige ini,membuat sejumlah pihak merasa kecewa, karena diduga pihak sekolah disinyalir memamfaatkan murid dalam mencari keuntungan di atas penderitaan murid dampak covid-19.

Berdasarkan informasi SMA Negeri 1 Balige penerimaan anggaran tahun 2020 sebesar Rp. 1.367.250.000 dan sudah di pergunakan sesuai dengan item-item yang di belanjakan sebesar Rp. 1.360.401.150,Silpa sebesar Rp. 6.848.850.

Yang menjadi sorotan masyarakat yang bermuara pada dugaan korupsi terkait penyerapan dana BOS seperti kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler yang menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp. 253.208.58 pada tahun anggaran 2020.

Sama halnya dengan penggunaan anggaran pembelian buku tidak sesuai dengan jumlah siswa yang terdaftar pada dapodik kementerian kuat dugaan bahwa siswa yang sudah mengikuti kegiatan belajar melalui online banyak tidak menerima buku tersebut akhirnya banyak siswa melakukan poto copy agar dapat mengikuti kegiatan belajar.

Penggunaan dana BOS regular pada kegiatan tersebut Rp. 145.680.500 melakukan pembelian buku, sesuai dengan juknis yang berlaku bahwa pihak sekolah hanya di perbolehkan mempergunakan dana sebesar 20 % dari dana yang di terima (Rp. 1.267.250.00 X 20 % = Rp. 273.450.000) dalam hal ini terjadi selisih sebesar Rp. 127.769.500.

Kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah sebesar Rp. 409.806.160 dalam kegiatan tersebut kuat dugaan tidak sesuai dengan fakta di lapangan, Kegiatan pembayaran Honor Rp. 140.340.000 dengan jumlah honor 13 orang sesuai dengan dapodik yang sudah di laporkan ke pihak kementerian Pendidikan melalui operator sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum bisa Berhasil di minta klarifikasinya.  (TIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini