LSM GPRI DPD SUMUT: Beredar Buku di Sekolah Tidak Sesuai Kemendikbud

0
334

SUMUT-Zonadinamikanews.Dugaan jenis buku abal-abal yang tidak sesuai dengan juknis bos Permendikbud no 2 tahun 2022 diduga keras beredar di lingkungan sekolah diwilayah hukum Sumatera Utara,sehingga berdampak pada kualitas pendidikan bagi sejumlah murid.

Dalam hal ini,penegak hukum diharapkan turun lapangan ke berbagai sekolah,untuk menarik buku tersebut,sebab buku tersebut tidak layak di sebarkan karena tidak diloloskan Kemendikbud.

Demikian dikatakan oleh Wilman Siallagan Sekretaris LSM GPRI DPD SUMUT pada media ini,seraya berharap minta Kejatisu memanggil dan periksa oknum penjual buku siswa sebab,ada dugaan unsur pemaksaan dalam penjualan tersebut.

Lebih jauh Wilman Siallagan menambahkan,adanya dugaan penjualan buku yang diduga menyimpang dari juknis bos Permendikbud no 2 tahun 2022, selain untuk upaya meraup keuntungan yang besar demi memperkaya diri sendiri yg diduga mengorbankan anak didik sangat disesalkan masyarakat juknis bos mengatakan buku pegangan siswa one Book one men.setelah buku wajib terpenuhi maka ada buku wajib pendamping k13 SK Kemendikbud.(lolos Kemendikbud) dan sama halnya dengan di SMP

Di pendidikan tingkat SMA tetap Teks utama adalah buku wajib dan sebagai pendamping buku Peminatan yg lolos Kemendikbud setelah buku tersebut terpenuhi maka pihak pengguna anggaran boleh membeli buku yg lain seperti membeli buku AKM KSN REFERENSI dan Budidaya Khusus buku yg menjadi pegangan siswa harus sesuai Kemendikbud yg diatur dalam juknis BOS

Ada kekurangan dan kejanggalan  jika buku yg tidak lolos Kemendikbud yg menjadi buku siswa ketika mengikuti olympiade

Mungkin siswa mengalami kegagalan karna materi sudah  sangat bebeda antara buku yg lolos Kemendikbud

Karena materi yg di uji ketika olympiade sesuai dengan Kemendikbud (kurikulum Nasional) sementara buku yg tidak lolos diduga  hanya bisnis untuk meraup keuntungan jelas jika tidak lolos Kemendikbud sangat merugikan uang negara dan mengorbankan anak bangsa.

Dalam hal ini Wilman meminta kepada masyarakat agar memperhatikan buku anak didik kita apa kah sudah sesuai dengan juknis BOS.Selamatkan anak bangsa dari buku yang beredar dan tidak sesuai dengan Permendikbud no 2 tahun 2022. (tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini