Kadis PUPR Kota Pariaman Diduga Tidak Mampu Rawat Aset, Lalu Dibiarkan di Tempat Sampah

0
94

SUMBAR-Zonadinamikanews. Ir. Asrizal kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat, akhirnya memilih bungkam terkait alat berat berupa excavator yang ditumpuk pada Tempat Pembuangan Sampah (TPA). Ketika wartawan media mencoba menghungin Ir. Asrizal kepala Dinas PUPR Kota Pariaman terkait tindak lanjut akan pemberitaan media ini, yang bersangkutan memilih diam.

Ir. Asrizal diduga tidak mampun menjaga Aset Negara merupakan kekayaan Negara yang wajib dikelola dan dijaga dengan baik. Pengelolaan kekayaan Negara mempunyai fungsi strategis berupa penggunaan dan pemanfaatan barang milik Negara untuk kepentingan nasional. Pemerintah perlu melakukan pelaporan asset Negara secara transparan, sehingga masyarakat bisa menilai kinerja pemerintah

Pemerintah wajib melakukan pengamanan terhadap Barang Milik
Negara (BMN). Pengamanan tersebut meliputi pengamanan fisik,
pengamanan administratif, dan pengamanan hukum. Dalam rangka
pengamanan administratif dibutuhkan sistem penatausahaan yang dapat
menciptakan pengendalian (controlling ) atas Barang Milik Negara. Selain
berfungsi sebagai alat kontrol, sistem penatausahaan tersebut juga harus
dapat memenuhi kebutuhan manajemen pemerintah di dalam perencanaan
pengadaan, pengembangan, pemeliharaan, maupun penghapusan.

Namun Fakta yang terjadi di pemerintahan kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat, Keberadaan alat berat berupa Exavator milik dinas PUPR Kota Pariaman yang pembelianya berasal dari dana DAK tahun 2011,oleh pihak dinas tidak melakukan perawatan,bahkan dibiarkan menjadi sampah alias besi tua.

Keberadaan asset Negara tersebut nongkrak di tempat pembuangan sampah tepatnya desa Tungkal kecamatan,Pariaman Utara. Informasi yang beredar, bahwa Sparpak alat berat exavator berupa  Digital elekronik informasi sudah dianggarkan lebih kurang 200 juta,nyatanya alat tersebut  tidak juga berfungsi.

Dengan kondisi tersebut, di dugaan ada kongkalingkong yang diperankan oleh oknum,sehingga kondisi alat berat berupa exsapator yang berada di desa tungkal kota pariaman menjadi sampah,sebab keberadaan alat tersebut ada dilokasi pembuangan sampah udah satu tahun nangkrak.

BACA JUGA:  Oknum PNS Gunungsitoli Pelaku Mesum, Agar Diseret ke Penjarah

Sebelumnya, Ir. Asrizal kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Kota Pariaman, ketika di konfirmasi media ini,via telepon selulernya mengatakan,tidak berfungsinya alat berat tersebut karena monitornya di curi orang,yang diperkirakan seharga 200 juta,dan pencurian tersebut sudah dilaprkan pada penegak hukum, namun hingga saat ini belum berhasil di ungkap,dan alat tersebut tetap akan di perbaiki,jawabnya diujung telepon (zl tg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here