Pengadaan Genset 250 KVA Oleh CV Amelia Rahman Buat RSUD Padang Pariaman Gagal Total

0
129

Padang Pariaman-Zonadinamikanews-Berdasarkan Peraturan Lembaga Kebijakan (LKPP) No 17 tahun 2018 yang tertuang dalam pasal 3 hurup g  yang menyebutkan bahwa, “Penyedia yang tidak melaksanakan kontrak, tidak menyelesaikan pekerjaan, atau dilakukan pemutusan hubungan sepihak oleh PPK yang disebabkan oleh kesalahan penyedia barang/jasa” sudah bisa diusulkan untuk di blacklist dan didaftarkan di LKPP.

Nampaknya hal tersebut tidak menjadi acuan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Padang Pariaman dibawah kepemimpinan dr. Jasneli, MARS. Pasalnya, tahun 2021 lalu RSUD Padang Pariaman menganggarkan pengadaan Genset 250 KVA yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Dalam proses tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP), CV Amelia Rahman yang beralamat di jalan Prapatan Cihanjuang Gang Gurame No.09 RT 001 RW 003 Cimahi Utara Kota Cimahi provinsi Jawa Barat dipercaya sebagai pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp. 742.151.322 atau turun penawarannya sebesar Rp.7.507.515,31 dari nilai Harga Perkiraan Sementara (HPS) Rp. 749.658.837,31-.

Dalam masa pelaksanaan pengadaan tersebut, RSUD Padang Pariaman dipimpin oleh dr. Lismawati R, M. Biomed, Sp. PA, Namun dibulan November 2021 tepatnya tanggal 5 November 2021 (dalam masa kontrak) terjadi pergergeseran pimpinan dari dr. Lismawati R, M. Biomed, Sp. PA, kepada dr. Jasneli, MARS. Sehingga tanggungjawab RSUD Padang Pariaman beralih kepada pimpinan atau direktur RSUD yang baru.

Semasa Direktur RSUD Padang Pariaman dr Jasneli, MARS pun, rekanan juga tak kunjung melaksanakan perjanjian kontrak kerja tepat waktu, sehingga sampai batas akhir penginputan administrasi dana DAK tanggal 15 Desember 2021, Genset 250 KVA tersebut juga tak kunjung sampai ke RSUD, sehingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memutuskan kontrak secara sepihak.

Mirisnya, hingga saat ini pihak  CV. Amelia Rahman masih melenggang bebas tanpa ada sanksi blacklist dari satuan kerja (Satker) RSUD Padang Pariaman, kendati Genset 250 KVA tak kunjung datang. Seyogianya, pihak PPK ataupun Direktur RSUD Padang Pariaman mendaftarkan CV Amelia Rahman ke LKPP untuk di Blacklist, karena telah cidera janji dan telah memenuhi unsur pasal 3 huruf g Peraturan LKPP No.17 Tahun 2018. Namun, sampai sekarang tanggal 21 Januari 2022, juga belum terlihat di laman resmi Daftar Hitam LKPP. Nah, Ada apa?

Saat Konfirmasi Via WhatsApp, “Direktur RSUD Padang Pariaman, dr. Jasneli,Mars mengatakan, Semua dalam proses”,ucapnya

Ketua LSM LAMI (Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia) Kabupaten Padang Pariaman ,Risma Haji Gani ,Meminta Agar CV Amelia Rahman di Blacklist, (zl tjg)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini