Wujudkan Toba Smart City, Pemkab Toba Gandeng Kemenkominfo RI

0
141

Toba, Zonadinamikanews – Usai menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahap ke IV tentang Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart city dan quick win Program) di Komplek sekolah SMA Unggul DEL Laguboti pada Selasa (23/11/2021), Wakil Bupati Toba, Tonni Simanjuntak langsung mengadakan konferensi pers.

Dalam keterangannya, Tonni menyebutkan bahwa konsep smart city merupakan wujud pembangunan berkelanjutan yang memiliki integritas percepatan pelayanan bagi masyarakat luas nantinya.

“Konsep Smart City akan membantu masyarakat lebih cepat mendapatkan informasi di berbagai bidang, dimana pelayanan pemerintah akan terintegrasi melalui internet.

Program Smart City merupakan konsep kota atau daerah yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mengintegrasikan seluruh infrastruktur dan pelayanan dari pemerintah kepada warga masyarakat di semua lingkup pemerintah,” sebutnya.

Lebih lanjut Tonni menjelaskan bahwa penyusunan Master Plan Smart City itu sebagai tindak lanjut MoU antara Pemerintah Daerah Toba dengan Kementerian Kominfo RI terkait inisiasi kota cerdas (smart city) di Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional (KPPN).

“Penyusunan Master Plan ini perlu ada partisipasi aktif dari seluruh elemen terkait sebab bertujuan untuk memberikan layanan yang cepat dan mudah bagi masyarakat, maka perlu ada kerja bersama.

Kita harus bisa merubah mindset bahwa tanggungjawab pelaksanaan smart city ini tidak hanya menjadi tugas Pemkab dan Dinas Kominfo saja, tetapi ini adalah tangungjawab semua Perangkat Daerah di Kabupaten Toba, β€œ ujar Tegasnya.

Terkait masih banyaknya Spot di Toba yang Blank Point, Tonny menyebut akan mengatasi masalah itu dengan menggandeng Kementerian Kominfo RI “Kementerian Kominfo akan siap membantu,” sebut Tonni diaminkan Barry, Nara sumber dari Kementerian.

Sementara itu, Barry Simorangkir, menyampaikan bahwa pembangunan smart city berlandaskan pada 6 pilar yakni Smart economy terkait dengan implementasi TIK dalam setiap transaksi perdagangan, Smart environtment terkait dengan kawasan wisata yang bersih, tertib, maju tanpa meninggalkan unsur tradisionalnya.

Baca Juga :
Ribuan Masker Dibagikan secara Gratis Kepada Warga Telukambulu

Smart branding terkait peningkatan wisata di Toba, Smart government terkait pelayanan publik yang berbasis teknologi yang berkualitas, Smart living terkait kondisi dan situasi masyarakat yang kondusif dan nyaman bagi wisatawan.

“Serta Smart society terkait dengan wilayah yang mampu memiliki kawasan wisata unggul dan masyarakat sekitarnya yang turut ikut terlibat,” pungkasnya mengakhiri. (JP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here