Biadab, Kakek ,Paman,Kakak Sepupu Ini Cabuli Anak di Bawah Umur di Padang

0
615

Padang-Zonadinamikanews.
Dua orang anak bawah umur di Kota Padang, Sumatera Barat menjadi korban pencabulan. Pelakunya tak lain masih memiliki hubungan terdekat dengan korban yaitu kakek ,paman, kakak sepupu dan tetangga korban.
Padahal korban masih berusia lima dan tujuh tahun. Polisi sudah mengantongi nama nama pelaku dan di ketahui ada lima orang pelaku yang terlibat dalam kasus ini
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, sampai saat ini pihaknya baru mengamankan tiga orang pelaku dan dua orang saksi untuk dimintai keterangan.

β€œDua orang lagi masih buron. Mereka adalah tetangga korban,” kata Rico diwawancarai di ruangannya, Rabu (17/11/2021).Tiga orang pelaku yang telah diamankan ini juga terdapat satu orang anak yang dibawah umur berinisial A (16) yaitu kakak sepupu korban. Sedangkan dua lainnya berinisial R (23) paman serta DJ (70 ) kakek korban.

Sementara untuk saksi ada dua orang anak RZ (11) kakak kandung korban G (9) adalah sepupu korban.

Kasus ini masih didalami unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang,serta unit pemerintahan seperti Dinas DP3AP2KB Provinsi Sumatera Barat (Plt) Ibu Quartita Evari Hamdiana ,SKM.MM dan serta Unit Pelayanan Terpadu (UPTD) PPA Provinsi Sumatera Barat Ibu Desra Helena,SKM,M.KM
Dalam hal ini sudah menerima berita dan laporan tentang kejadian ini yang menghebohkan masyarakat kota Padang ungkap Alissa Silvi Gaffar,SKM sebagai Kasi Pelayanan Terpadu dan Rujukan unit PPA

Ketiga orang tersangka masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Rico menyebutkan, kasus ini terungkap setelah korban bercerita kepada tetangganya. Korban juga mengungkapkan bahwa dirinya takut berada di rumahnya.

Kemudian tetangga menghubungi rukun tetangga dan diteruskan ke kami. Setelah itu kami mengumpulkan saksi-saksi dan mengamankan orang-orang yang terlibat,” ujarnya.

Baca Juga :
Dana Hibah Kadin Jatim Yang Dikorupsi Untuk Biayai Persebaya Adalah Sepengetahuan La Nyalla

Tindakan pencabulan ini, kata dia, dilakukan di rumah korban dengan berbeda waktu hingga beberapa kali. Pertama kali, dilakukan oleh kakek korban.

β€œDari kakek melakukan lalu dilihat paman, besoknya paman melakukan juga. Kemudian kakaknya yang bawah umur juga melihat dan melakukan tapi hanya meraba raba,” tuturnya.Sementara orang tua korban sehari hari bekerja di pasar raya .

(Paul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here