Oknum LSM di OKUS Diduga Diperalat Oknum Kades Untuk Tekan Wartawan

0
954

OKUS-Zonadinamikanews.Terkait pemberitaan di media ini yang menyikapi akan kondisi Pembangunan Jalan Lingkungan Desa Simpang Pancur Kecamatan Pulau Berimbing Kabupaten Oku Selatan yang diduga keras memakai jenis material abal-abal,agaknya membuat oknum kades kebakaran jenggot, selain memblokir WhatApp wartawan juga diduga mempelarat oknum LSM untuk melakukan tekanan pada wartawan.

Bahkan kata-kata oknum LSM tersebut seakan menunjukkan pribadi yang tidak memiliki control social seperti profesi yang di sandang sebagai LSM,tanpa di sadari,bahwa apa yang di lakukan pada wartawan media ini adalah sebuah tindakan bodoh,sebab, bila dirinya benar-benar memiliki profesi LSM,maka dirinyapun kerap melakukan koreksi pada penggunaan uang negara dimana yang tinggal.

β€œKenapa kamu beritakan pekerjaan kepala desa Simpang Pancur,itu adek saya” kata oknum LSM tersebut pada media ini diujung telepon,ketika dijelaskan,bahwaoknum kades tersebut selalu menghilang bahkan sejumlah wartawan tidak bisa menemui,oknum LSM tersebut akhirnya bungkam dan memilih menutup telepon.

Oknum LSM di OKUS Diduga Diperalat Oknum Kades Untuk Tekan Wartawan

Oknum Kades ini diduga ketakutan atas perbuatannya dalam penmyerapan keuangan Negara yang disinyalir berbau korupsi,sebagaimana diberikan media,terkait pembangunan Jalan Lingkungan Desa Simpang Pancur Kecamatan Pulau Berimbing Kabupaten Oku Selatan yang bersumber dari APBN atau Dana Desa, sebagai kementerian Desa,Pembangunan Daerah tertinggal dan transmigrasi Republik Indonesia,melalui direktorat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (PPPMD) dengan nilai anggaran Rp.152.352.500 yang dikerjakan secara swakelola.

Pembangunan dibidang rabat beton ini, dalam pelaksanaanya diduga keras jadi anjang korupsi dan berpotensi hasil pekerjaan asal jadi dan tidak berkualitas. Pasalnya dari pantauan media ini,penyediaan matrial jenis pasir sangat mengecewakan,karena kondisi pasir yang disediakan pada bahan cor tersebut bercampur lumpur dan tanah.

Baca Juga :
Alokasi Dana BOS SMAN 1 Lubuk Alung Padang Pariaman Diduga Bancakan Oknum Pendidik

Juga campuran adukan yang digunakan ada kesan asal tebak atau tidak beraturan,sehingga akan berdampak pada bobot kontruksi kurang mutu.

AtasΒ  fakta dilapangan tersebut,sejumlah masyarakat merasa kecewa dan menuding pihak desa atau pihak terkait melakukan azas mamfaat dan mencari keuntungan besar tanpa memperdulikan kulitas pekerjaan.Seraya berharap,agar pihak pengawas segerah melakukan pengecekan dilapangan demi perbaikan akan bobot pekerjaan.(rahmadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here