Miris, Dibangun dari Uang Negara, Posko Covid19 Desa Panindi Kecamatan Silaen Malah Terbengkalai

0
95

Toba, Zonadinamikanews- Pandemi Corona Virus Desease tahun 2019 atau Covid19 hingga saat ini masih belum reda, sehingga diharap semua elemen senantiasa menjaga dan mencegah penyebarannya.

Bahkan, sesuai data yang mudah didapat di berbagai sumber menyebutkan bahwa Covid19 telah bermutasi dengan tingkat keganasan yang lebih tinggi.

Virus jenis baru tersebut yang diberi nama dengan delta pun telah menyebar dalam gelombang 3 secara menyeluruh di dunia, dimana Indonesia salah satunya yang terkena dampak.

Sehingga, Pemerintah Pusat hingga Daerah bahkan ke Desa tetap konsisten dalam penanganan penyebaran Pandemi dimaksud, bahkan setiap desa diperbolehkan mengalokasi Dana Desa untuk kegiatan pencegahan Corona itu.

Namun anehnya, di Desa Panindi, Kecamatan Silaen, Pandemi Cov19 ini mungkin dianggap hanya lelucon semata sehingga Posko Covid19 yang dibangun dengan menggunakan dana Pemerintah terlihat kurang difungsikan.

Tampak beberapa awak media yang mencoba berkunjung ke desa itu pada Kamis (24/11/2011) mendapati bahwa Posko Covid19 itu dalam keadaan kosong tanpa ada penjaga dan dengan kondisinya yang kurang perawatan.

Beberapa warga yang tinggal di sekitar Posko itu ketika ditemui awak media menyatakan rasa khawatir lantaran tidak ada lagi penjagaan di Posko itu akhir akhir ini. “Padahal Pandemi belum berakhir,” tukasnya.

Terkait hal itu, Kepala Desa Panindi, Reslan Panjaitan saat dicoba dihubungi mengaku bahwa dirinya selalu memerintahkan warga untuk tetap menjaga Posko tersebut.

Sedangkan mengenai anggaran untuk para Petugas penjaga Posko masih tetap dianggarkan sampai sekarang. “Jumlah anggarannya saya kurang tau sebab saya sedang di pesta saat ini,” jawabnya singkat.

Sementara itu, salah seorang warga yang meminta namanya tidak dituliskan mengaku sangat kesal atas tanggapan Kepala Desa yang menyebut bahwa Posko selalu di jaga.

Baca Juga :
Proyek Siluman Disnakertrans Karawang Bau Aroma Korupsi.

“Harusnya seorang Pimpinan tidak hanya bisa memberi perintah, tetapi juga harus dicek ke lapangan, apakah perintah itu dijalankan atau tidak? Pimpinam itu jangan hanya tau terima laporan,” kesalnya. (JP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here