Proyek PAMSIMAS Mangkrak Warga Desa Sitorang Kecewa Rp. 380 Juta Habis

0
238

Toba-Zonadinamikanews.com.Bangunan sarana air minum yang bersumberย  dari dana APBN menjadi bahan sorotan ditengah masyarakat di Desa Sitorang, Kecamatan Silaen Kabupaten Toba.

Menurut salah satu warga yang tidak bersedia namanya ditulisย  menuturkan kepada awak media zonadinamikanews
Com,bangunan tersebut tak kunjung selesai sampai saat ini sementara dipapan proyekย  terpangpang sangat jelas mulai tertanggal 21 April 2021 dan waktu pelaksanaan 120 Hari(seratus dua puluh hari),

“Ditambahkan, soal pembagianย  saluran air minum untuk mempasilitasi ke setiap rumah warga kami disarankan memberikan uang per rumah tangga dengan jumlah Rp 1,2 juta.”ada yang sudah memberi dan sebagian warga yang belum memberikan, dengan alasanย  setelah air minum masuk kerumah baru disitu kami bayar nyatanya sampai saat ini air minum belum masuk kerumahย  warga,”katanya.

Ketua Satklat Jonlenon Panjaitan saat ditemui wartawan di kantor desa menerangkan bahwaย  bangunan tersebut merupakan bersumber dari APBN dengan jumlah anggaran sebesar Rp 266.000.000,00 yang langsung tunaiย  danย ย  dana dari APBDes dengan jumlah Rp 38.000.000,00 ,tetapi yangย  bersumber dari IN-KIND(Swaday Tenaga) Rp 60.800.000,00 dan IN-CASH (Swadaya Uang tunai) Rp 15.200.000,00 yang tertulis di papaย  proyek,itu dianggapย  hangus.

“Jonlenon Panjaitan selaku ketua Satklat menambahkan dimana bangunan tersebut terkendalaย  berhenti dan tidak dilanjutkan saat ini dikarenakanย  biaya dari provinsi masihย  semua dananya belum bisa disalurkan makanya bangunan tersebut tidak dilanjutkan.

” Soal pungutan biayaย  yang sebesar Rp 1,2 juta, itu hanya biaya untuk persiapan membeli meteran listrik dan Pipa”pokoknya nanti warga yang tertentu menerimanya hanyaย  tinggal siap terima pakai,”masalah uang 1,2 jutaย  yang dibeberkan wargaย  masih belum kami terima ,”jelas Jonlenon Panjaitan.

Baca Juga :
Dugaan Korupsi di Desa Pasirtanjung Membuat Sejumlah Masyarakat Kecewa

Menanggapinya,Kepala Desa Sitorang Cyrus Panjaitan terpisah saat di konfirmasi menjelaskan dirinya sudah membuat permohonan agar pembangunanย  sarana air minum tersebut dilanjutkan.

“Bahkan uang desa sudah masuk untuk pembangunan tersebut ,itu jelas kamiย  anggarkanย  dari APBDes dengan pagu yang kami sampaikan sebesar 38.000.000,00,”Jawab Kades dengan singkat.(JP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here